Sesalkan Tidak Transparan, Yusdianto Pejabat Harus Memahami UU 14 tahun 2008, Alma Rostow : No Comment

Bandar Lampung, INTAILAMPUNG.COM – Akademisi Universitas Lampung, Yusdianto, menyesalkan sikap mantan Kepala Bagian Umum Sekretariat DPRD Provinsi Lampung, Alma Rostow Guna, terkait bungkamnya belanja papan nama marmer untuk anggota DPRD Provinsi Lampung priode 2019-2024, yang rencananya akan di lantik pada bulan September mendatang. Tak tanggung – tangung, biaya yang dikeluarkan sebesar Rp63,75 juta.

“Seharusnya dia mengetahui Undang -Undang No. 14 tahun 2008, tentang Keterbukaan Informasi Publik. Apa susahnya dijelaskan itu. Dalam UU itu pada intinya memberikan kewajiban kepada setiap badan publik untuk membuka akses bagi setiap pemohon informasi publik untuk mendapatkan informasi publik, kecuali beberapa informasi tertentu. Apa yang di informasikan papan nama itu apa memang membahayakan jika di publikasi. Tentu tidak,” kata Yusdianto saat di hubungi Minggu (2/6/2019).

Sekedar di ketahui usai di rolling atau mutasi posisinya kembali menjabat sebagai Kepala Bagian Humas DPRD. “Tentu sebagai Humas, tufoksi tugas dan fungsinya telah berpengalaman mensosialisasikan kegiatan DPRD yang berhubungan dengan insan pers,” sesal Yusdianto yang saat ini kandidat doktor strata-3 (S3) di Universitas Padjajaran.

Lanjut dikatakanya, sebagai seorang birokrat seharusya lebih transparan, apalagi di Humas. “Ya itu kalau harus ditanya dan dijawab. Apahkah  85 DPRD itu akan mendapatkan nama marmer. Karena tentu beberapa nama petahana juga masih kembali duduk dan tentu mubazir jika dibuat lagi. Jadi apa salahnya dijawab, itu kan bukan uang mereka, uang rakyat,” tegas  Yusdianto.

Apalagi, kata dia, perintah itu sudah disampaikan langsung oleh atasanya Plt Sekwan DPRD Lampung Tina Malinda untuk mempertanyakan pihak yang bersangkutan.

“Saya minta hal – hal semacam ini harus menjadi atensi pimpinan untuk melakukan evaluasi agar dapat menjadi pemerintahan yang baik dan transparan sesuai nawa cita pemerintah,” ujar dia.

  Bantuan 9.825 Peket Sembako Didistribusikan Untuk Masyarakat Terdampak Covid-19

Dikonfirmasi, masalah tersebut, Mantan Kepala Bagian Umum Sekretariat DPRD Lampung, Alma Rostow Guna memilih tidak berkomentar terkait belanja papan nama marmer untuk anggota DPRD Provinsi Lampung priode 2019-2024.”No comment. Seterah atur aja,” kata dia singkat. (Riki)

Baca Juga

LAINNYA