Kantor Pengelolaan Batu Andesite Diduga Tak Kantongi Izin

PESAWARAN, INTAILAMPUNG.COM – Pendirian kantor dan pengelolaan batu Andesite di Desa Sidodadi Dusun Pengayunan 1 Kecamatan Waylima diduga tidak mengantongi surat izin dari Kabupaten Pesawaran.

Hal ini disampaikan Ketua LAMI Pesawaran Arif Roni usai memberi laporan terhadap Dinas Perizinan Kabupaten Pesawaran kemarin.

“Kita memberi surat laporan mewakili masyarakat sekitar terhadap Dinas Perizinan mengenai pendirian kantor dan pengelolaan batu diatas tanah Kabupaten Pesawaran, yang tidak mempunyai surat izin,” ungkapnya.

Arif Roni juga menceritakan perusahan tipe galian C diolah perorangan, bertempat di Kabupaten Pringsewu itu mempunyai ijin pertambangan Provinsi. Namun untuk lokasi kantor dan pengelolaan batu yang berdiri di atas tanah Kabupaten Pesawaran belum terdaftar di Dinas Perizinan.

“Harusnya disertai izin lokasi, diketahui kepala desa, camat, lalu surat izin usaha perusahaan (SIUP), Tanda Daftar Perusahaan (TDP), Izin Mendirikan Bangunan (IMB), dan lain-lain nya,” bebernya.

Sementara, Kepala Dusun Pengayunan 1 Desa Sidodadi Kecamatan setempat Trianto mengaku, atas pendirian kantor dan pengelolaan batu Andesite dan kantor yang berdiri diwilayah Pesawaran sudah memiliki surat Ijin lingkungan. Namun tidak bisa ditunjukkan beralasan tidak dipegang oleh dirinya.

“Tambang batu yang berdiri di Kabupaten Pringsewu. Namun kantor dan pengelolaan batunya berdiri di Kabupaten Pesawaran, kalau tanda tangan untuk izin lingkungan ada perusahaan ini. Karena sudah berdiri dua tahun lalu,” ujarnya saat dihubungi melalui telepon selulernya.

Lain halnya, keterangan yang di sampailan Camat Waylima Pesawaran Sukur mengatakan, untuk perusahaan tersebut tidak memiliki izin Kabupaten Pesawaran, apalagi masuk Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Pendirian kantor dan pengelolaan batu yang duduk di Desa Sidodadi Dusun Pengayunan 1 Kecamatan Waylima Pesawaran itu tidak mempunyai surat ijin dari kabupaten. Apalagi mendapatkan retribusi (PAD),” jelas Sukur

  LSM dan Ormas Minta Penegak Hukum Segera Proses Dugaan Korupsi Kades Harsono

Bukan itu saja, Sukur mengatakan, walau perusahaan tambang batu masuk di Kabupaten Pringsewu, tetapi lokasi pengelolaan dan kantor jelas berdiri di atas tanah Pesawaran.

“Kita sudah pernah menyurati perusahaan itu melalui kepala desa. Namun sampai saat ini belum juga ada tangapan, dan berupaya terus dilakukan pemberitahuan melalui lisan terhadap perusahaan sampai sekarang belum juga ada tangapan,” tegas sukur

Saat disingung apakah perusahaan akan dikenakan sangsi tegas. Pihaknya tidak bisa menjelaskan, karena itu ada yang lebih berwenang.”Kita tidak bisa mengambil sikap tegas. Karena itu ada yang lebih berwenang,” tegasnya.

Saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya pihak kantor di pertambangan galian tipe c tersebut, Eti diduga terkesan tidak mau banyak menjelaskan.

“Kesini aja kalau lewat (HP) saya ga bisa. Kalau langsung ga melalui telepon lebih enak” kilahnya

Selain itu, pihaknya saat ditanya apakah orang kantornya. Dirinya malah mengatakan disini ada pak Marinirnya.

“Yang disini ada pak marinirnya. Kesini aja, kalau masih di godongtataan Deket jadi kesini aja, kemarin juga saya melihat ada yang moto-moto orang dua,”pungkasnya. (oni/intai).

Baca Juga

LAINNYA