Berkas Perkara Mantan GM PT GMP Segera Dilimpahkan Ke PN Gunungsugih

INTAILAMPUNG.COM – Pelimpahan perkara kasus penggelapan uang perusahaan sebesar Rp. 442.360.833.000., miliar atas terduga mantan General Manager PT Gunung Madu Plantations (GMP), Jimmy Goh Mahsun ke Kejaksaan Negeri Lampung Tengah, akan secepatnya di limpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Gunungsugih.

“Pelimpahan dari Kejagung selesai, perkaranya segera kita limpahkan ke PN Gunungsugih,” terang Kasi Pidum Kajari Lamteng Nurmalina Hadjar, S.H., M.H., didampingi Kasi Intel M. Angga Mahatama, saat di jumpai di kantor, Selasa (6/04).

Perkara ini, lanjut kata dia, akan ditangani oleh Kejagung dan Kajari Lamteng. “Tuju Jaksa Penuntut Umum (JPU) akan menangani perkara ini, tiga dari Kejagung dan empat dari Kajari Lamteng. Untuk Ketua tim dari Lamteng langsung saya sendiri,” ungkapnya.

Terkait perihal kronologi penggelapan uang perusahaan PT GMP sebesar Rp400 miliar lebih atas terduga pelaku Jimmy Goh Mahsun akan dibeberkan dalam persidangan berikut saksi dan barang bukti. “Keronologinya nanti di beberkan di persidangan, apakah penggelapan uang ini hasil dari temuan atau audit perusahan, atau gimana, akan terbongkar dengan saksi-saksi yang dihadirkan,” jelasnya.

Mengenai kuasa hukum pelaku, tambahnya, hingga sampai saat ini belum ada upaya melakukan penangguhan penahanan terhadap terduga pelaku. “Belum ada, dari kuasa hukum melakukan penangguhan penahanan atas pelaku,” jelasnya.

Diinformasikan bahwa pada Senin (5/04), Penyidik Mabes Polri telah melakun penangkapan terhadap terduga mantan General Manager PT Gunung Madu Plantations (GMP), Jimmy Goh Mahsun atas perkara penggelapan uang perusahan sebesar Rp 400 miliar lebih dan perkaranya pun telah di limpahkan ke Kejaksaan Negeri Lampung Tengah. Dan telah dilakukan penyerahan tersangka beserta barang bukti (tahap 2).

“Pelaku saat ini sudah di tahan dan dititipkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Gunung sugih Lamteng,” terangnya.

  Loekman-Ilyas Terima Rekom PDIP, Partai Gerindra Siap Dukung

Terduga pelaku Jimmy Goh Mahsun disangkakan melanggar Pasal 374 Kuhp Jo Pasal 64 Kuhp subsider 372 kuhp jo 372 Kuhp. Dimana tersangka selaku mantan GM telah menggelapkan uang PT. Gunung Madu Plantation sebesar Rp. 442.360.833.000., miliar.

“Dari penelitian jaksa, kerugian sekitar Rp400 miliar lebih. Jaksa Penuntut Umum (JPU) melakukan penahanan sampai 20 hari ke depan dan berkas perkaranya segera akan dilimpahkan ke PN Gunungsugih,” tandasnya.

Terpisah, dari keterangan Kepala Lapas Kelas IIB Gunung Sugih, Denial, membenarkan telah menerima pelimpahan penahanan atas nama Jimmy Goh Mahshun dari pihak Kejaksaan.

“Ya benar, Senin (5/4) kemarin, kita terima penitipan tahanan dari pihak kejaksaan atas nama Jimmy,” kata Denial.

Tersangka Jimmy ditempatkan di kamar khusus lanjut usia (Lansia) blok B1.

“Pelaku kita tempatkan di kamar khusus untuk Lansia di atas 60 tahun. Kan dia (Jimmy) umurnya sudah 70 an ke atas, jadi kita tempatkan di kamar khusus Lansia,” jelasnya. (red).

Baca Juga

LAINNYA