Kantor Bumdes Karang Rejo Mangkrak, LSM KPPK Indikasikan Ada Dugaan Korupsi Dalam Pembangunan

Kepala Desa Karang Rejo Feriode

INTAILAMPUNG.COM – Kantor Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Karang Rejo, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) tahun 2019 mangkrak. Bahkan, diduga anggaran yang digunakan menguap entah kemana.

Adapun anggaran yang dikucurkan pemerintah pusat berupa Dana Desa (DD) dan ADD, itu difokuskan ke bansos penanganan covid-19.

Ketua LSM Koalisi Percepatan Pemberantasan Korupsi (KPPK) Provinsi Lampung, Hilton Manurung, SH mengatakan, Pemerintah Desa Karang Rejo diduga kuat sengaja membangun gedung BUMDes di tengah kebun yang jauh dari pemukiman perumahan warga. Hal tersebut diduga untuk menghilangkan jejak.

Kemudian, ada faktor kesengajaan pihak oknum Kepala Desa untuk mengelabuhi pengurus BUMDes dan warga setempat.

“Kalau dibangunkan gedung BUMDes di tengah kebuh dekat dengan Pabrik Tapioka PT Dharma Agrindo kan jauh dari pemukiman rumah warga, sehingga tidak ada warga yang mengetahui kalau pembangunan gedung itu kantor BUMDes. Jadi dana untuk membangun dan mengisi barang dagangan di kantor BUMDes hilang entah kemana,” tukasnya belum lama ini.

Diapun berencana akan melaporkan hal tersebut ke Kejaksaan Negeri (Kejari Kalianda, Lampung Selatan. “Kami dalam waktu dekat ini akan melaporkan pembangunan gedung BUMDes Desa Karang Anyar ke Kejari Kalianda,” tegasnya.

Dia menerangkan berdasarkan Pasal 9 Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 5 Tahun 2015 (PDF), BUMDes adalah salah satu sektor yang prioritas dibiayai oleh Dana Desa.

Meski demikian, tak ada konsekuensi atau sanksi apa pun bagi BUMDes yang menggunakan Dana Desa tapi ternyata tak mampu berkontribusi banyak.

Karena itu pada akhirnya pengelola BUMDes bekerja serampangan. Bukan tidak mungkin pula yang terjadi adalah praktik KKN, misalnya BUMDes dikelola orang dekat atau keluarga petinggi desa setempat, kata dia.

  Jumlah Pemudik di Bakauheni Melonjak Pada Penghujung H-5 Lebaran 2018

Direktur BUMDes Desa Karang Rejo Sugiyono tidak mau banyak komentar. Dia lebih banyak memilih diam. “Tanya langsung saja ke Pak Kades,” tukasnya.

Beberapa orang warga yang dimintai keterangan mengaku tidak mengetahui bangunan yang bersebelahan dengan sungai itu kantor BUMDes. “Kami tidak tahu pak, kalu itu bangunan kantor BUMDes,” kata warga.

Sementara, Kepala Desa Karang Rejo Feriode beberapa kali hendak dikofirmasi selalu tidak ada ditempat. “Bapak sedang ke Jakarta,” kata salah seorang setaff yang tidak mau ditulis identitasnya. (Tim/smsi).

Baca Juga

LAINNYA