Tidak Terbuka Soal Anggaran Publikasi, Potensi KKN Diskominfo Lamteng Sangat Mungkin Terjadi

INTAILAMPUNG.COM – Logis, Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) bisa terjadi di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Lampung Tengah. Pasalnya, selama ini Diskominfo Lamteng tidak pernah terbuka dan transparan dalam mengelola anggaran publikasi media.

Bahkan, seolah olah satu sama lain saling menutup nutupi besarnya jumlah anggaran yang di kelola Diskominfo Lamteng.

Banyak pertanyaan sebenarnya berapa anggaran publikasi media Dikominfo Lamteng ?

Sempat bocor, beredar nilai anggaran yang dikelola Diskominfo Lamteng sebesar Rp6.9 miliar lebih untuk biaya publikasi.

Baca Juga

Namun, baik Kepala Dinas, Sekertaris, Kabid, dan Bendahara Diskominfo Lamteng setiap ditanya berbeda penyampaian. Ada yang bilang Rp 5 miliar, ada juga yang bilang Rp 4,9 miliar, bahkan ada yang bilang Rp 4 miliar dan yang terakhir Rp 3,9 miliar. Mana yang benar tidak ada yang tahu berapa jumlah anggaran yang dikelola.

Mereka selalu berdalih anggaran publikasi media kena revokusing. Padahal sangat jelas, anggaran diskominfo Lamteng yang sempat bocor sebesar Rp6,9 miliar lebih.

Hal ini tentu jelas menimbulkan kecurigaan. Karena tidak transparansinya Diskominfo Lamteng dalam mengelola anggaran.

Disamping itu, pengunaan aplikasi Simasbro yang di ungul-ungulkan Diskominfo Lamteng untuk pendaftaran media bisa dibilang tidak begitu maksimal, dalam meminimalisir media dengan satu PT satu media.

Selain itu, perencanan dan pengelolaan anggaran Diskominfo terkesan amburadul. Sebab, sampai dengan tutub buku masih banyak media yang belum terbayarkan dengan alasan anggran habis. Namun, habisnya kemana tidak ada yang bisa menjelaskannya.

Hal ini pun menimbulkan banyak pertanyaan dikalangan seluruh wartawan Lampung Tengah. “Kemana Anggaran Diskominfo Lamteng”

Laporan : Sekwan DPRD Lamteng Syamsi Roli, STN, MM., mendisposisi laporan Wartawan ke DPRD untuk memanggil Diskominfo Lamteng perihal anggaran Publikasi Media tahun 2021.

  Alamat CV Pemenang Proyek Kemenag Kota Diduga Fiktif

Sehingga untuk menelusuri kemana anggaran Diskominfo Lamteng, Senin (20/12/2021) kemarin, sejumlah wartawan Lampung Tengah akhirnya sepakat mengadukan persoalan ini ke DPRD Lamteng, dengan disampaikan secara tertulis dan diserahkan secara langsung kepada Sekertaris Dewan (Sekwan) DPRD Lamteng Syamsi Roli, STN, MM.

Dengan tuntutan agar DPRD Lamteng segara melakukan pemanggilan terhadap Diskominfo Lamteng, perihal terkait anggaran Diskominfo Lamteng tahun 2021.

Bahkan, selain mengadukan persoalan ini ke DPRD Lamteng, sejumlah Wartawan di Lamteng ini juga berencana akan membuat surat pengaduan ke Polres dan Kejaksaan Lamteng. Dengan tuntutan agar pihak Diskominfo Lamteng dilakukan pemeriksaan terkait pengelolaan anggaran yang dikelola di tahun 2021. (intai)

 

LAINNYA