Anggota DPRD Lamteng Toni Sastra Jaya, S.H, M.H, saat memberikan bantuan kepada Marbot dan Guru Ngaji di Kelurahan Adipuro, Kecamatan Trimurjo, Lamteng.
INTAILAMPUNG.COM – Legislator Partai Demokrat yang juga Anggota DPRD Lampung Tengah (Lamteng) Toni Sastra Jaya, S.H, M.H, berbagi rezeki kepada Marbot dan Guru Ngaji di Kelurahan Adipuro, Kecamatan Trimurjo, Lamteng, Senin (12/09).
Kegiatan safari berbagi rezeki ini, kata Politisi Fraksi Demokrat tersebut, merupakan mandat Ketum Partai Demokrat Bapak Agus Harimurti Yudhoyono, dimana seluruh kader Demokrat harus terus bersama rakyat, berkoalisi mensejahterakan rakyat di daerahnya masing-masing, dan jangan pernah lelah untuk berbagi kebaikan kepada rakyat.
Pria yang akrap disapa bang Tosa ini mengungkapkan, bahwa tujuannya berbagi rejeki kepada guru ngaji dan marbot masjid atau musala, adalah untuk membangkitkan semangat kebersamaan ditengah masyarakat.
“Kalau ada rejeki, jangan ragu untuk berbagi terhadap sesama. Setelah ini, kami masih melakukan safari berbagi kebaikan di kelurahan dan kampung lainnya di daerah pemilihan,” ucapnya.
Pria yang sebelumnya aktif dalam bidang advokasi ini, juga menyampaikan pesan kepada seluruh elemen masyarakat, untuk terus berbuat kebaikan dalam rangka memelihara kesatuan dan persatuan. Salah satunya dengan berbagi kebaikan.
“Kebetulan hari ini saya berkesempatan merampungkan safari berbagi kebaikan dengan marbot atau pengurus masjid dan musala serta guru ngaji di Kelurahan Adipuro, Kecamatan Trimurjo,” ujarnya.
Kata dia, kegiatan yang dilakukan merupakan program berbagi kepada sesama, yang dilakukan setiap awal minggu pagi hari, sebelum berangkat ke kantor.
Kebetulan, tambahnya, hari ini saya berkesempatan merampungkan safari berbagi kebaikan dengan marbot atau pengurus masjid dan musala serta guru ngaji di Kelurahan Adipuro, Kecamatan Trimurjo.
“Alhamdulillah, semoga dengan apa yang saya lakukan ini dapat bermanfaat bagi sesama. Dan bisa juga menginspirasi kita semua. Serta membangkitkan rasa kepedulian untuk selalu bisa bersama dalam kondisi apapun, termasuk dengan lingkup terkecil dalam masyarakat yakni keluarga,” tutupnya. (red)












