Lampung Barat di Kepung Hujan, Akibatkan Longsor dan Banjir

Lampung Barat – Sebagian besar wilayah Kabupaten Lampung Barat (Lambar) sejak siang sekitar pukul 01.30 WIB hingga malam diguyur hujan deras, mengakibatkan terjadinya bencana alam tanah longsor dan pohon tumbang di dua lokasi berbeda dan juga merendam puluhan Hektar (Ha) lahan persawahan.

Pertama bencana tanah longsor dan pohon tumbang di Pekon Kerang Kecamatan Batu Brak, dimana material tanah longsor dan pohon tumbang menutup sebagian badan jalan lintas Liwa – Bandar Lampung.

Salah satu pengguna jalan, Nata (19), mengatakan sempat terjadi macet akibat tanah longsor dan pohon tumbang yang menutup sebagian badan jalan.

“Iya ada longsor dan pohon tumbang tadi sekitar pukul 17.30 WIB, tadi juga sempat macet, karena belum ada penanganan dilokasi, jalan lintas juga saat ini hanya bisa dilalui satu jalur,” singkatnya, Jum’at (1/3/2024).

Kedua tanah longsor di pekon Bedudu Kecamatan Belalau, dimana material longsor menutup lebih dari sebagian badan jalan penghubung pemangku satu dan dua.

Peratin Pekon Bedudu, Alexander Metias mengatakan akibat tingginya intensitas curah hujan disebagian wilayah Lambar mengakibatkan bencana alam tanah longsor di jalan penghubung Pekon setempat.

“Untuk saat ini, jalan penghubung pemangku satu dan dua pekon Bedudu hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua saja, akibat tertimbun material longsor yang terjadi menjelang magrib tadi,” kata Alexander.

Selain itu lanjutnya, terdapat puluhan Ha lahan persawahan siap tanam milik warga juga ikut terendam banjir, akibat luapan sungai Way Semangka.

“Bencana banjir kali ini memang tidak menimbulkan dampak yang begitu besar karena warga baru saja akan melakukan proses penanaman padi, hanya saja beberapa tanggul sawah warga jebol diterjang banjir,” pungkas peratin Bedudu Alexander Metias. (Aldo)

Editor : Ade Irawan