INTAILAMPUNG.COM – Komitmen Kementerian Agama dalam meningkatkan kesejahteraan dan profesionalitas guru kembali terwujud melalui keberhasilan tujuh orang tenaga pendidik Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Lampung Tengah, yang lulus dalam Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Batch IV Tahun 2025.
Ketujuh tenaga pendidik tersebut adalah, Tiza Okta Kurniawan, Siswiyanto, Nuraina, Arina Nurul Hidayah, Hana Ayu Masha, Afik Dwi Saputra, Mardiyana. Kelulusan ini bukan sekadar capaian akademik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Kementerian Agama dalam mendorong peningkatan kualitas sekaligus kesejahteraan guru madrasah.
Dari keterangan, Kepala Sekolah (Kepsek) MAN 1 Lamteng, H. Wiratno, S.Pd, M.Pd.l., menyampaikan, selamat kepada tujuh orang yang lulus (PPG) Kemenag batch ke lV. Program PPG merupakan salah satu langkah strategis pemerintah, khususnya Kementerian Agama, dalam memberikan pengakuan profesional kepada guru melalui sertifikasi pendidik.
“Artinya, dengan lulusnya PPG, para guru berhak memperoleh tunjangan profesi sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian mereka di dunia pendidikan,” ujar Kamat, Kamis (19/3/2026).
Menurutnya, proses yang dilalui dalam PPG pun tidaklah mudah. Para peserta harus melewati seleksi administrasi, mengikuti orientasi akademik, menjalani pembelajaran intensif, hingga menghadapi Uji Kompetensi sebagai tahap akhir. Semua tahapan ini dirancang untuk memastikan bahwa guru yang lulus benar-benar memiliki kompetensi pedagogik dan profesional yang mumpuni.
Program ini tidak hanya meningkatkan kualitas diri sebagai pendidik, tetapi juga memberikan harapan baru dalam aspek kesejahteraan. Dan, dalam hal ini adalah bagian dari ikhtiar kami bersama untuk terus berkembang. PPG tidak hanya memperkuat kompetensi para guru, tetapi juga menjadi jalan untuk meningkatkan kesejahteraan melalui sertifikasi pendidik.
“Semoga ini berdampak positif bagi kualitas pembelajaran, khususnya di MAN.1 Lamteng. Dan ini adalah bukti nyata bahwa negara hadir dalam meningkatkan kesejahteraan guru. Kami berharap semakin banyak guru yang mengikuti dan lulus PPG, sehingga kualitas pendidikan meningkat seiring dengan kesejahteraan para pendidik,” pungkas Wiratno. (rki/red)












