Ayo Membaca! Orang Tua Dampingi Anak Saat Belajar, Pukul 18:00-21:00 Wib HP dan TV Dimatikan

Lampung Tengah, INTAILAMPUNG.COM – Pencanangan gerakan ayo membaca, yang dimulai pukul 18:00 – 21:00 wib dengan mematikan HP dan TV. “Ayah-Bunda temani aku membaca buku” menjadi program prioritas unggulan Bunda Paud dan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah.

Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto, S.Sos., mengatakan, bahwa untuk mendorong anak usia dini menjadi generasidannbsp;penerusdannbsp;bangsa yang berprestasi, dan memiliki wawasan yang luas. Sangat dibutuhkan dorongan dan dukungan serta pengawasan dari keluarga khusunya orang tua.dannbsp;

Melalui kegiatan Gebyar Kreatifitas Anak Paud dan Pencanangan Gerakan 18-21 matikan HP dan TV saat belajar. Menjadi kunci terciptanya generasi muda yang kreatif, trampil dan berwawasan. Sehingga akan terciptanya SDM yang berkualitas.dannbsp;

“Peran orang tua sangat penting dalam pengawasan serta mendidik anak saat dirumah untuk lebih giat dalam belajar,” ucap Loekman saat membuka kegiatan Gebyardannbsp;Kreatifitas Anak Paud dan Pencanangan Gerakan 18-21 “Ayah Bunda Temani Aku Membaca Buku” di Gedung Sesat Agung Nuwo Balak, Selasa, (2/10/2018).

Kata orang nomor satu di Bumi Jejomo Wawai ini, kegiatan Gebyar Kreatifitas Seni PAUD memiliki makna yang penting dan strategis yakni, sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan seluruh aspek pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini, melalui rangsangan bermain yang menyenangkan bagi anak, memperkaya ragam.dannbsp;

Bupati murah senyum ini mengatakan, bahwa orang tua sebagai pembimbing dan guru di rumah, harus memahami kebutuhan anak-anak saat bermain di usia dini. “Sehingga diharapkan anak akan menjadi generasi yang sehat dan ceria, yang kelak dapat bermanfaat bagi bangsa dan negara,” katanya.

Lanjut kata Bupati Gotong Royong ini,dannbsp;Gebyar Kreatifitas Seni PAUDdannbsp;yang diselenggarakan oleh IGTKI-PGRI Lampung Tengah 2018 danldquo;Ayo membaca, Aku Anak Indonesia Anak Yang Merdekadanrdquo; menjadi ajang untuk bertukar pikiran dan saling sumbang saran diantara para guru dan orang tua. “Sehingga tercipta suasana yang harmonis dan komunikasi dua arah, yang efektif, efisien, berhasil, berdaya guna dan berkesinambungan,” terangnya.

  Jembatan Kaliwayit Ambles, Warga Minta Pemkab Lemteng Segera Perbaiki

Masih kata Loekman, dalam memajukan pendidikan usia dini di Kabupaten Lampung Tengah, kita tidak dapat menutup mata akan peran dari Bunda PAUD baik di Kabupaten maupun di kecamatan.dannbsp;

Bunda PAUD adalah profesi sukarela yang secara ikhlas, dan dilandasi dengan rasa cinta dan kasih sayang. Sehingga ia harus menjadi lokomotif untuk mendorong segenap elemen dalam masyarakat untuk berpartisipasi. “Memang kita harus selalu bergandengan tangan dengan semua elemen masyarakat, agar hasil yang kita tuju menjadi optimal,” ujarnya.

Selain itu, mendidik anak usia dini membutuhkan peran aktif seorang ibu. Peran ibu sangat penting dalam mendidik anak usia dini. Serta dalam menjaga kesehatan di saat kehamilan, sehingga dapat melahirkan anak-anak yang sehat jasmani dan rohani.

Kemudian, ada hal yang teramat penting untuk tidak diabaikan yaitu, sisi pembangunan karakter seorang anak. “Mengapa? karena melalui pembangunan karakter itulah, seorang anak diajari tentang budi pekerti, tentang moral, tentang baik dan buruk, dan sebagainya,” bebernya.dannbsp;

Dengan pendidikan karakter itu, tambah Loekman, kita ingin seorang anak kelak tumbuh secara paripurna. “Jadi, disinilah fungsi dari seorang guru PAUD, yang tentu saja bukan lepas tangannya orang tua, tapi membantu,” paparnya.dannbsp;

Dengan dicanangkan Gerakan 18-21 (Matikan HP Dan TV, Ayah Bunda Temani Aku Membaca). Ini akan memicu perkembangan pertumbuhan jaringan otak. Karena anak usia 5-6 tahun lebih cepat menyerap apa yang menyenangkan.dannbsp;

“Kalau pada masa kecil dia sudah mendapatkan perlakuan yang kurang, atau melihat hal-hal yang tidak sepantasnya dia lihat, maka akan direkam di dalam otak, dan itulah yang mempengaruhi kejiwaan seorang anak ketika dia dewasa. Oleh karena itu, saya sangat berharap agar para orang tua dan masyarakat dapat mendukung Gerakan 18-21 ini. Yang kemudian nanti ditindaklanjuti dengan menyeleksi tayangan televisi yang ada,” tuntasnya. (Intai).dannbsp;

  Sudah Dibahas Banmus, Pembentukan Pansus Covid-19 DPRD Lamteng Blunder Tak Diusulkan Dalam Paripurna

dannbsp;

Baca Juga

LAINNYA

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *