“Kemunafikan Sang Pemimpin”

Engkau terlihat berjuang demi rakyat. Namun, faktanya rakyat hanya engkau manfaatkan untuk kepentingan mu. “Inikah yang engkau sebut pengabdian” ?

Engkau terlihat bagus dihadapan rakyat, namun kau telah siapkan siasat, demi keuntungan peribadi. “Benarkah engkau berjuang demi rakyat”

“Kemunafikan Sang Pemimpin” segala cara akan dilakukan demi mencapai tujuan.

Engkau janjikan ini dan itu. Nyatanya itu hanya terucap dari lisan mu, bukan hati mu. Tak heran jika rakyat hanya makan janji mu. Sementara, engkau makan hasil dari rakyat mu.

“Kemunafikan Sang Pemimpin” tak bisa dilihat dari perbuatan. Namun bisa dilihat dari pemikiran dengan mata telanjang.

Demi mendapatkan keuntungan besar, sandiwara engkau mainkan, agar semua orang percaya, hasil kekayaan mu dari kerja keras, bukan merampas dari kepentingan memanfaatkan rakyat untuk meraup keuntungan.

Rakyat semakin miskin, engkau semakin kaya. Janji mu lupa, dan kau tak sadar bahwa rakyat lah yang menjadikan mu penguasa. (Salam Rakyat).