Kualitas Diragukan, Ketua DPC AWPI Lamteng Soroti Perbaikan Jalan BPJN Lampung Terkesan Kejar Target

INTAILAMPUNG.COM – Ketua DPC Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia, (AWPI) Lampung Tengah, Raston Nawawi menyebut perbaikan, atau perawatan jalan yang dilakukan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional, (BPJN) Lampung, dianggap tergesa-gesa, atau kejar target.

“Pekerjaan tambal sulam itu, dikerjakan dengan rentang waktu yang begitu dekat dengan waktu perayaan lebaran, itu sebabnya saya melihat pekerjaan itu seperti di buru waktu, akhirnya pekerja tidak lagi berpikir kualitas yang penting siap tayang,” ujar Raston, saat di mintai tanggapannya, Sabtu (7/3/2026).

Ia juga menyampaikan bahwa, kualitas aspal yang diduga rendah, metode pengerjaan yang kurang maksimal, dan lubang yang dibiarkan terbuka terlalu lama. Hal itu tentunya membahayakan pengguna jalan, terutama di jalur utama.

Ketahanan tambal sulam sering kali gagal, menyebabkan jalan rusak kembali di titik yang sama dalam waktu singkat, seperti yang terjadi di jalan lintas tengah, arah ke Bandar Lampung, diduga aspal yang digunakan dalam tambal sulam berkualitas rendah, yang membuatnya tidak tahan lama.

“Selain itu, minimnya rambu peringatan di lokasi tambal sulam, yang membahayakan pengguna jalan, dan ini harus menjadi perhatian serius pihak BPJN Lampung,” tukasnya.

Kemudian, soal anggaran yang pasti dengan jumlah anggaran mencapai milyaran rupiah, namun hasil tambal sulam seringkali belum optimal. Oleh sebab itu, kualitas tambal sulam sering dipertanyakan karena tidak menyelesaikan akar masalah kerusakan jalan secara permanen.

“Saya berharap kritikan dan masukan dari masyarakat dan pihak terkait bisa menjadi, tolak ukur pihak BPJN Lampung kedepan, agar anggaran yang besar namun hasilnya masih menjadi perdebatan,” pungkas Raston Nawawi. (rki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *