INTAILAMPUNG.COM – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lampung Tengah memastikan akan melaksanakan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah pada Jumat, 20 Maret 2026, yang akan digelar di 111 titik yang tersebar di wilayah Lampung Tengah.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Majelis Hukum dan HAM Muhammadiyah Lampung Tengah, Eko Yuwono, yang mewakili Ketua PDM Lampung Tengah, Ir. Hi. Sumaidi, MM, di sela-sela kegiatan rapat koordinasi (rakor) terkait persiapan pelaksanaan Idul Fitri.
Menurut Eko, dengan penetapan tersebut, maka hari ini menjadi hari terakhir ibadah puasa bagi warga Muhammadiyah.
“Artinya hari ini warga Muhammadiyah melaksanakan ibadah puasa yang terakhir, dan besok akan melaksanakan Salat Idul Fitri 1447 H di 111 titik,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa keputusan Muhammadiyah tersebut tetap berjalan meskipun pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) belum secara resmi mengumumkan penetapan 1 Syawal 1447 H.
Rakor tersebut turut dihadiri berbagai unsur, di antaranya Polres Lampung Tengah, organisasi masyarakat (ormas) Islam, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).
Rapat ini juga membahas pelaksanaan Idul Fitri yang tahun ini berdekatan bahkan berbarengan dengan perayaan Hari Raya Nyepi.
Dalam kesempatan tersebut, Eko mengimbau seluruh warga Muhammadiyah untuk tetap menjaga toleransi dan saling menghormati perbedaan, khususnya kepada umat Muslim yang kemungkinan masih menjalankan ibadah puasa.
“Kami berharap kepada seluruh warga Muhammadiyah untuk saling menghargai dan menghormati saudara-saudara kita yang mungkin besok masih berpuasa,” katanya.
Lebih lanjut, ia juga berharap ke depan tidak ada lagi perbedaan dalam penentuan Hari Raya Idul Fitri, sehingga umat Islam dapat merayakannya secara bersamaan.
“Tapi kami berharap tahun ini kita bisa merayakan Idul Fitri dan 1 Syawal di hari yang sama,” pungkas Eko. (edi/red)












