INTAILAMPUNG.COM – Setelah 2×24 jam penanganan intensif, kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Bandar Jaya Timur, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, akhirnya berhasil dikendalikan. Kepulan asap yang menyelimuti kawasan tersebut terus ditangani melalui proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras petugas gabungan, dukungan lintas daerah, serta partisipasi berbagai instansi dan masyarakat. Sejumlah daerah bahkan turut mengerahkan bantuan untuk mempercepat penanganan kebakaran di lokasi tersebut.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lampung Tengah, Edi Supena, S.Sos., M.M., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam upaya pemadaman.
Ia secara khusus mengapresiasi dukungan dari Kabupaten Lampung Timur, Kota Metro, Kota Bandar Lampung, Kabupaten Lampung Selatan, Kabupaten Pesawaran, dan Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba).
Selain dukungan antarpemerintah daerah, unsur TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Udara, Polres, serta instansi terkait lainnya turut membantu penanganan kebakaran tersebut.
Menurut Edi, sinergi lintas instansi dan daerah menjadi faktor penting dalam menghadapi kebakaran di kawasan penampungan sampah yang memiliki karakteristik penanganan tersendiri.

Alat Berat Bongkar Tumpukan Sampah, Petugas Masih Kejar Titik Api
Upaya pemadaman dilakukan dengan berbagai metode, salah satunya mengerahkan alat berat sejak Minggu sore. Langkah ini diperlukan karena api berpotensi bertahan di bagian dalam tumpukan sampah, meskipun kobaran di permukaan telah berhasil dipadamkan.
Alat berat digunakan untuk mengaduk dan membuka tumpukan sampah agar bagian yang masih menyimpan panas maupun bara dapat dijangkau petugas pemadam kebakaran.
Setelah tumpukan dibuka, petugas menyemprotkan air ke bagian-bagian yang terindikasi masih menyimpan titik api. Proses tersebut dilakukan berulang kali untuk memastikan bara di dalam tumpukan sampah tidak kembali menyala.
Dukungan alat berat berasal dari Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Bina Marga Kabupaten Lampung Tengah, serta Dinas Bina Marga Provinsi Lampung.
Pengerahan peralatan tersebut menjadi bagian penting dalam mempercepat proses pemadaman, mengingat karakteristik sampah yang menumpuk dapat menyimpan panas di bagian dalam dan menyulitkan proses pendinginan.

Api Tak Lagi Terlihat, Petugas Masih Berjaga
Hingga Rabu (21/10/2026), Edi menyatakan api telah berhasil dikendalikan dan tidak lagi terlihat menyala. Namun, kondisi tersebut belum berarti seluruh proses penanganan selesai.
Petugas masih harus memastikan tidak ada bara tersembunyi di antara tumpukan sampah yang dapat memicu kebakaran kembali.
Caranya, bagian yang masih mengeluarkan asap digali dan dibuka menggunakan alat berat, kemudian disiram hingga proses pendinginan dinilai tuntas.
Langkah ini menjadi krusial karena titik panas yang tertinggal di bagian dalam tumpukan sampah berpotensi kembali menyala, terutama ketika kondisi lingkungan dan paparan udara mendukung munculnya api.
Dengan demikian, proses pendinginan menjadi tahapan penting sebelum penanganan kebakaran di TPA tersebut benar-benar dinyatakan selesai.
Dukungan Penanganan Kebakaran TPA Bandar Jaya Timur
Penanganan kebakaran TPA Bandar Jaya Timur mendapat dukungan dari berbagai instansi, pemerintah daerah, pihak swasta, dan masyarakat, dengan rincian sebagai berikut:
1. Armada Pemadam Kebakaran (14 unit)
– Damkar Satpol PP Lampung Tengah: 1 unit
– Provinsi Lampung: 1 unit
– Lampung Selatan: 1 unit
– Pesawaran: 1 unit
– Tulang Bawang: 1 unit
– Kota Metro: 1 unit
– Kota Bandar Lampung: 1 unit
– Damkar TNI AU: 2 unit
– Damkar TNI AD: 1 unit
– Brimob Lampung Tengah: 1 unit
– Great Giant Food (GGF): 1 unit
– Gunung Madu Plantation: 1 unit
2. Mobil Tangki Air (10 unit)
– BPBD Lampung Tengah: 1 unit
– Great Giant Food (GGF): 1 unit
– Tunas Baru Lampung: 1 unit
– PKP2CK Lampung Tengah: 2 unit
– BPBPK Provinsi Lampung: 2 unit
– Ikea: 1 unit
– Water Canon Lampung Tengah: 1 unit
– Dinas BMBK Lampung Tengah: 1 unit
3. Alat Berat Excavator (3 unit)
– TPA Bandar Jaya Timur (PC 200): 1 unit
– Provinsi Lampung (PC75): 1 unit
– Bina Marga Lampung Tengah (PC 200): 1 unit
4. Dukungan Logistik
– Lurah Bandar Jaya Timur
– RS Harapan Bunda
– RS Mitra Mulia Husada
– Puskesmas Bandar Jaya
– Camat Terbanggi
– Masyarakat
Dukungan lintas instansi dan masyarakat tersebut berperan penting dalam penanganan kebakaran hingga api berhasil dikendalikan dan proses pendinginan terus dilakukan. (red)












