INTAILAMPUNG.COM – Polres Lampung Tengah melalui bagian humas menagaskan bahwa Persoalan hilangnya seekor domba garut milik Caisar Warga Gunung Batin Lampung Tengah, yang pada saat itu datang ke Polsek Terusan Nunyai untuk melaporkan telah kehilangan seekor domba garut bukan tidak di tanggapi.
Humas Polres Lamteng Sarwo mengatakan, persoalan yang sebenarnya adalah bahwa pemilik (Caisar) yang sempat datang ke Polsek Terusan Nunyai menceritakan bahwa kambingnya hilang. Setelah itu, pemilik yang merasa kehilangan seekor domba minta pelakunya pada saat malam itu ditangkap. Memaksakan pada malam itu pelakunya di tangkap.
“Kita mengacu KUHP di pasal 184 KUHP minimal saksi dan barang bukti, kalau cuma menuduh gak bisa. Kita akan di praparadilkan orang,”
Pada saat itu, Pelapor akhirnya berdepat, dan akhirnya dia pulang. karena mungkin asumsinya, ya ibaratnya kalau gak di tangkap buat apa saya laporan gitu. Itu gambaranya. Jelas Sarwo yang mengasumsikan persoalan yang terjadi.
Jadi dia cerita dulu. Initinya gini-gini, pokoknya saya laporan ini maunya saya ditangkap. Maksunya gitu.
Namun laporan korban ini, seumpamanya gini, kan harus ada ke TKP dulu. Kalau namanya kita di kepolisian ini kan kita lihat TKP nya siapa yang melihat, kan gitu. Minimal gak ada bukti ada yang ngelihat yang ngambil, kan gitu.
Maaf ngomong minimal ada dua orang yang melihat siapa pelakunya, kan gitu. Itu baru bisa kita lakukan upaya paksa penangkapan. Kamu buka di 184 KUHP. Ini saya pun akan laporan ke humas Polda, adakayak gini kayak gini, jadi sama sama gak sepihak gitu. Oke..

Sementara diberitakan sebelumnya, Caisar warga Gunung Batin Lampung Tengah melaporkan telah kehilangan seekor domba garut yang berada di belakang rumahnya, di Desa Gunung Batin Baru, Kecamatan Terusan Nunyai, Lampung Tengah.
Ketika itu keluarganya sedang pergi ke rumah keluarganya di Desa Gunung Agung. Anak pemilik kambing pulang pada malam harinya, namun karena kelelahan ia tak mengecek terlebih dahulu kambing ayah nya masih ada atau tidak.
Setelah keesokan harinya ia melihat di kandang tempat biasa kambing ayah nya di letakkan, kambing tersebut sudah tidak ada. “Ungkap anak pemilik kambing”
Sekembali keluarga semua dari rumah mertuanya, ia mencari informasi terkait hilangnya domba miliknya yang telah di curi seseorang.
Lanjut, pemilik domba tersebut mencoba untuk melaporkan kejadian ke mapolsek terusan nunyai. Sangat di sayangkan laporan tersebut tidak di terima oleh petugas. Namun, pelapor diminta untuk mencari bukti-bukti seperti tulang belulang dan kulit kambing yang di maksud terlebih dahulu baru melaporkan ke mapolsek terusan nunyai.
Sementara kapolsek terusan nunyai di konfirmasi melalui pesan whatsapp menjawab bahwa laporan tersebut tidak ada. “Setahu saya tidak ada “terang kapolsek iptu santoso” (Angga/red).












