Wakil Ketua I DPRD Lamteng M. Ilyas : Pergantian Kepala BGN Oleh Presiden Prabowo Langkah Tepat Perbaiki MBG

INTAILAMPUNG.COM – Pergantian Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) dari Dadan Hindayana kepada Nanik Sudaryati Deyang diharap dapat lebih baik, dalam mengevaluasi dan meningkatkan tata kelola penyaluran program makan Bergizi Gratis, (MBG) dapat lebih baik.

Hal itu di sampaikan oleh Wakil Ketua l DPRD Lamteng, M. Ilyas Hayani Muda. Ia, mendukung dan mensupport langkah yang di ambil Presiden, Prabowo Subianto dalam mengganti dan menunjuk Kepala BGN yang baru.

“Tentunya kita mendukung penuh,
Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN yang baru. Dan tentunya penunjukan itu telah melalui evaluasi matang Presiden untuk percepatan program prioritas nasional dan ketahanan pangan,” ujar Ilyas, Rabu (3/6/2026).

Menurutnya, program MBG bertujuan untuk berinvestasi pada masa depan bangsa dengan menyelamatkan anak-anak dari kekurangan gizi, dan nutrisi serta meningkatkan kualitas SDM untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.

Selain itu, program ini menjadi intervensi langsung pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan dan menggerakkan roda ekonomi akar rumput.

Dimana ia menyebut bahwa perputaran dana program MBG sangat besar, sehingga dapur-dapur MBG harus mampu menjadi roda penggerak ekonomi kerakyatan dan penampung hasil panen petani serta produk UMKM khususnya di Kab.Lamteng.

“Kita berharap para mitra pelaksana MBG selalu memperhatikan standar kebersihan tempat dan Gizi menu yang disajikan harus menjadi prioritas utama agar tujuan program akan tercapai,” harapnya.

“Oleh sebab itu, dengan kepemimpinan Kepala MBG yang baru ini dapat mengevaluasi dan meningkatkan kinerja bawahannya, sehingga dapat mempercepat dan memberikan azaz manfaat bagi rakyat,” imbuh Wakil Ketua l DPRD Lamteng ini.

Diketahui langkah yang diambil Presiden Prabowo Subianto mencopot pimpinan BGN dilakukan setelah evaluasi selama kurang lebih satu setengah tahun. Dimana, Pemerintah dan DPR pusat berharap penyegaran ini mendorong pembenahan menyeluruh demi memastikan standar higienitas makanan, ketepatan sasaran, serta kelancaran distribusi ke daerah-daerah. (rki/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *