INTAILAMPUNG.COM – Proyek pembangunan kandang hewan Rumah Dinas Bupati Lampung Tengah, yang digagas oleh Dinas Perkebunan, dan Peternakan, (Disbunak) Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah, kini menjadi sorotan tajam. Pasalnya, fasilitas yang menelan anggaran daerah sebesar Rp.1,2 miliar tersebut kini kondisinya terbengkalai, rusak, dan mulai ditumbuhi semak belukar.
Pantauan di lokasi yang berada di lingkungan Rumah Dinas Bupati Lamteng, menunjukkan bangunan fisik seperti pagar pembatas, dan kandang satwa, yang dibangun menggunakan APBD Kabupaten Lamteng, Tahun anggaran 2025 itu sudah tampak kosong, dan tidak ada lagi hewan penghuni, entah kemana keberadaannya. Bahkan kondisi bangunan mulai mengalami kerusakan struktural, dan terbangkalai.
Proyek yang awalnya digadang-gadang sebagai pusat edukasi kebun binatang, ini mulai dikerjakan pada tahun anggaran 2025 lalu. Namun, pasca OTT Bupati, Ardito Wijaya beberapa waktu lalu aktivitas di lokasi justru mandek total.
Hal itu menjadi sorotan dari masyarakat yang menyayangkan sikap Disbunak Lamteng, di bawah kepemimpinan Rony Witono dalam hal bagaimana kelanjutan program yang di gagas itu. Saat ini seolah-olah Disbunak yang terkesan “buang badan” setelah anggaran miliaran rupiah itu dikucurkan.
”Uang rakyat Rp 1,2 miliar itu bukan jumlah yang sedikit. Kalau akhirnya cuma jadi rumah hantu dan kandang kosong. Hal ini harus jelas pertanggungjawabannya,” ujar salah satu sumber yang meminta identitasnya tidak di publis, Sabtu (11/7/2026).
Sumber juga mempertanyakan mengapa pada awalnya Disbunak Lamteng, yang menggagas proyek itu, namun setelah tidak berjalan pihak Dinas seolah buang badan, dan merasa tidak bertanggungjawab. “Kami masyarakat mendesak pihak Inspektorat dan aparat penegak hukum untuk segera turun tangan memeriksa potensi kerugian negara akibat proyek yang mubazir ini,” pungkasnya.
Penulis : RIKI.












