Kemenag Ajak Masyarakat Berpartisipasi Aktif Sukseskan Gerakan Rashdul Kiblat 2026

INTAILAMPUNG.COM – Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lampung Tengah, Hi. Maryan Hasan, S.Ag., M.P.d.l., mengajak seluruh ASN Kementerian Agama, pengurus masjid dan mushala, organisasi kemasyarakatan Islam, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh masyarakat Kabupaten Lampung Tengah untuk berpartisipasi aktif menyukseskan Gerakan Rashdul Kiblat 2026.

Kepala Kemenag Lamteng menyebut bahwa momentum ini merupakan waktu yang tepat bagi masyarakat untuk memverifikasi kembali akurasi arah kiblat di tempat ibadah maupun rumah masing-masing secara mandiri.

​”Rashdul Kiblat, atau yang dikenal juga sebagai Istiwa A’zam, adalah fenomena astronomi di mana matahari melintas tepat di atas Ka’bah. Akibatnya, bayangan benda yang berdiri tegak lurus di permukaan bumi akan mengarah lurus ke kiblat,” ujar Maryan Hasan, Rabu (8/7/2026).

Menurutnya, gerakan ini bertujuan untuk memberikan edukasi sekaligus kemudahan bagi masyarakat. Fenomena ini diprediksi akan terjadi pada pertengahan tahun 2026, di mana masyarakat hanya perlu memanfaatkan sinar matahari dan benda tegak lurus untuk mencocokkan arah sholat.

​”Kami mengimbau dan mengajak seluruh pengurus masjid, mushala, serta masyarakat luas untuk meluangkan waktu sejenak guna mengecek arah kiblat. Ini adalah cara alami, akurat, dan bisa dilakukan oleh siapa saja tanpa alat khusus,” ujarnya.

​Dimana, untuk berpartisipasi dalam Gerakan Rashdul Kiblat 2026, Kemenag Lamteng membagikan beberapa langkah mudah yang bisa diikuti oleh masyarakat:

​Gunakan benda yang berdiri tegak lurus, seperti tongkat, penggaris panjang, atau untaian bandul tolok.

​Pastikan jam atau gawai yang digunakan sudah dikalibrasi secara akurat sesuai Waktu Indonesia Barat (WIB), WITA, atau WIT pada jam terjadinya fenomena.

​Tempatkan alat di area yang terkena sinar matahari langsung. Tarik garis lurus mengikuti arah bayangan yang terbentuk.
​Bayangan benda tersebut akan mengarah tepat ke arah Ka’bah (Kiblat).

  RSU-MMH Hadirkan Layanan Fisioterapi 

“Sampaikan kepada semua aparatur kita dan para penghulu penyuluh. Rahdul Kiblat untuk mengukur keotentikan arah kiblat baik untuk mushola, masjid juga rumah warga, agar bisa dipastikan benar arah Kiblatnya. Tanpa biaya hanya modal tiang ditegakkan lurus pada pukul 16.27. WIB pada tgl. 15 dan 16 juli 2026. Betepatan matahari sedang berada di posisi di atas ka’bah dan di sana sedang posisi waktu Zuhur,” himbau Maryan.

Dimana lanjutnya, langkah-langkah kontribusi GNRQ adalah, kunjungi alamat web untuk panduan, kemudian daftar terlebih dahulu, setelah login ke sistem, ikuti langkah selanjutnya. Dimana, akses untuk unggah bukti kegiatan belum dibuka saat ini, dan akan tersedia pada tanggal 15-16 Juli 2026.

​”Melalui Gerakan Rashdul Kiblat 2026, diharapkan tidak ada lagi keraguan di tengah masyarakat mengenai akurasi arah kiblat, sekaligus meningkatkan kekhusyukan dalam beribadah,” harapnya.

“Mari manfaatkan momentum ini sebagai ikhtiar bersama untuk memastikan arah kiblat yang tepat, demi meningkatkan kualitas ibadah dan pelayanan keagamaan di tengah masyarakat. Ayo, sukseskan Gerakan Rashdul Kiblat 2026,” pungkasnya. (rki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *