Intailampung.com, Tulang Bawang – Puluhan warga Terminal Menggala, RT02, RW03, Kelurahan Menggala Selatan, Kabupaten Tulang Bawang, menggelar aksi unjuk rasa menolak pembangunan Masjid di samping Tugu Garuda Terminal Menggala. Warga menilai masjid itu dibangun tanpa melalui musyawarah warga setempat dan sangat dekat sekali dengan masjid yang sudah ada.

Massa mendesak pemerintah kabupaten (Pemkab) Tulang bawang agar segera hentikan pembangunan masjid tersebut. Aksi puluhan jamaah RT02 ini juga sempat memicu kemacetan di pertigaan Terminal Menggala.
“Jadi kita mengklarifikasi bahwa akan dibangun masjid baru, jadi kami disini akan klarifikasi atas kekeliruan pemerintah bahwasannya kalau kita ambil dari uji kelayakan itu sangat-sangat tidak layak di bangun masjid disini, karena dibelakang masjid yang akan dibangun ini ada Masjid Nur Iman yang jaraknya hanya 20 meter. Jadi disini kami selaku jamaah, mengajukan permohonan untuk menghentikan pembangun masjid ini,” beber Heri Yanto salah satu jamaah Masjid Nur Iman kepada Media Intailampung.com, Jum’at (04/11/2022).

Heri menambahkan, menurutnya pembangunan tersebut tidak profesional proyek, karena tidak ada plang anggaran pembangunan.
“Tuntutan kami ada dua yaitu berhentikan pembangunan dan yang kedua kami tuntut profesional masalah proyek tersebut,” jelasnya.
Ia juga berharap kepada pemerintah daerah kabupaten Tulang bawang terkhusus Bupati Tulang bawang Winarti agar kekeliruan ini bisa di tindak lanjuti.

“Kami berharap kepada pemerintah daerah terkhusus Bupati Tulang bawang Winarti agar segera menindak lanjuti kekeliruan pembangunan Masjid ini. Kami sangat berterimakasih kepada pemkab Tulang bawang karena sudah berniat baik untuk membangun masjid tetapi ada kekeliruan karena tidak sesuai pada tempatnya,” ungkapnya.
Sementara itu ditempat terpisah, Kontraktor pembangunan Masjid pak Lutfi mengatakan bahwa setuju apabila pembangunan Masjid di samping Tugu Garuda Terminal Menggala distop. Dikarenakan ia juga tidak setuju karena berdekatan dengan Masjid lainnya.
“Saya setuju apabila pembangunan Masjid ini distop oleh pemerintah, karena sebenarnya saya juga tidak setuju Masjid ini lokasinya berdekatan dengan Masjid lainnya, tetapi, asalakan ada tempat untuk memindahkan pembanguan Masjid ini,” katanya. (Swi/Intai)












