Kades Baru Ranji Lantik Pengurus Karang Taruna Bina Karya

INTAILAMPUNG.COM Kepala Desa Baru Ranji, Kecamatan Merbau Mataram, Lampung Selatan melantik pengurus Karang Taruna Bina Karya masa bakti 2022-2027, yang bertempat di Kantor Desa setempat, Rabu, 31 Mei 2023.

Acara turut dihadiri Ketua, Wakil Ketua dan anggota Karang Taruna Kecamatan Merbau Mataram, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua BPD bersama anggota, Kadus, Ketua RT, Tokoh agama, tokoh masyarakat, Direktur dan anggota BUMDes Baru Ranji, dan pemuda pemudi setempat.

Kepala Desa Baru Ranji, Misnandri berharap dengan dilantiknya pengurus Karang Taruna Bina Karya ini dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik.

“Karang Taruna adalah organisasi sosial kemasyarakatan yang tumbuh dan berkembang atas dasar kesadaran dan tanggung jawab sosial dari, oleh dan untuk masyarakat terutama generasi muda di wilayah Desa Baru Ranji,” kata Misnandri di sela-sela acara.

Ia mempersilakan kelompok pemuda memanfaatkan dengan sebaik-baiknya wadah sosial kepemudaan ini untuk mengembangkan segala bakat dan potensi untuk terus bergerak maju dan lebih produktif untuk membawa nama baik Desa Biaru Ranji.

“Sebagai Kepala Desa tentunya saya akan selalu mendukung dan men-support setiap program yang nanti akan dibuat oleh Karang Taruna, sepanjang itu untuk kesejahteraan sosial masyarakat,” imbuhnya.

Misnandri pun berharap agar pengurus Karang Taruna yang dilantik bisa mampu menghidupkan organisasi dan bukan hidup dalam organisasi.

“Semoga saja kehadiran Karang Taruna bisa memberikan spirit dan penyemangat baru demi kemajuan Desa Baru Ranji,” ujarnya.

Sementara itu, Asep Hidayatullah sebagai Ketua Karang Taruna Desa Baru Ranji yang baru dilantik berterimakasih kepada Kades Baru Ranji yang telah melantik dirinya, dan siap menjalin sinergitas dengan pemerintah desa.

“Setelah pelantikan ini, saya bersama pengurus akan segera melakukan rapat kerja untuk membuat beberapa program yang tentunya berkaitan dengan kepemudaan,” ucapnya. (*)

  Pemberdayaan KWT Sekar Mewangi: Limbah Jahe Disulap Jadi Cookies Bernilai Ekonomi

Laporan: Atim
Editor: Ibrahim Hayat