Harimau Kembali Serang Warga, Parosil Minta Pihak Terkait Lakukan Aksi Tegas

Lampung Barat – Harimau Sumatera kembali menyerang warga untuk ketiga kalinya, warga Dusun Cibitung Desa Sukamarga Kecamatan Suoh Kabupaten Lampung Barat(Lambar) menjadi korban namun beruntung berhasil selamat.

Kejadian tersebut membuat geram masyarakat hingga melakukan aksi demo bahkan membakar Kantor Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) Resort Suoh, karena menurut masyarakat tidak dapat menuntaskan konflik hewan dan manusia yang tengah berlangsung.

Menanggapi kekisruhan yang tengah terjadi, sebagai tokoh masyarakat, Parosil Mabsus meminta kepada pihak terkait untuk tegas dalam menindak harimau yang telah menelan korban.

“Intinya ya minta dengan BKSDA berani bersikap tegas terkait keberadaan harimau. kalau tidak mampu di tangkap, ya pake upaya lain, di tembak dengan mengunakan bius bahkan bisa lebih dari itu jika diperlukan,”

Baca Juga

Dirinya meneruskan, hal itu untuk keselamatan, kemanan dan kenyamanan warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Biar bisa memberikan kenyamanan dan ketenangan kepada masyarakat, sehingga masyarakat dapat melihat tindakan nyata para pihak terkait bahwa sudah ada tidakan untuk menyelamatkan nyawa manusia,” terus dia.

Kemudian, untuk warga Suoh dan Bandar Negeri Suoh (BNS) Parosil juga mengimbau untuk bersabar dan tabah dalam menghadapi permasalahan saat ini.

“Jangan sampai tersulut emosi dalam menghadapi persoalan yang dihadapi masyarakat khususnya Suoh dan BNS yang tengah dihantui kegelisahan terhadap ancaman harimau sumatera, karena Pemerintah Daerah sudah bekerja dan bertindak namun belum membuahkan hasil,” kata Parosil, Senin (11/3/2024).

Parosil berharap, jangan sampai nanti ada pihak-pihak lain yang memanfaatkan persoalan yang terjadi dan menunggangi hingga memprovokasi masyarakat membuat hal-hal yang tidak diinginkan.

“Aksi massa bisa saja karena adanya oknum-oknum tidak bertanggungjawab, sehingga menyulut emosi masyarakat yang akan berdampak merugikan masyarakat itu sendiri,” katanya. (Aldo)

Editor: Ade Irawan

LAINNYA