Evaluasi Program Kerja DKPTPH Lamteng Gelar Rakor

INTAILAMPUNG.COM – Dalam rangka memperkuat kerjasama dan komunikasi antar berbagai unit di lingkungan kerja, Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Lampung Tengah, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bulanan, di Balai Benih Hortikultura, Kecamatan Bumiratu Nuban, Kamis (10/7/2025).

Kepala Dinas Pertanian, Jumali, S.P, M.I.P., mengatakan, bahwa rakoor atau pertemuan rutin yang diselenggarakan untuk membahas berbagai isu terkait pertanian, mengevaluasi program yang telah berjalan, dan merencanakan kegiatan di masa mendatang.

“Rakor rutin, biasa kita lakukan, guna menilai capaian program dan kegiatan pertanian yang telah dilaksanakan, termasuk realisasi tanam, produksi, dan penggunaan anggaran,” ujarnya.

Menurut Jumali, rakor yang digelar guna menyamakan persepsi dan menyelaraskan langkah-langkah antar berbagai pihak termasuk UPTD yang ada di Kecamatan.

Menyusun rencana kegiatan untuk bulan berikutnya, termasuk target tanam, program pengembangan, dan alokasi anggaran, serta mengidentifikasi dan mencari solusi atas kendala dan permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan pertanian dilapangan.

Kemudian, meningkatkan Koordinasi, memastikan semua pihak yang terlibat dalam pembangunan pertanian di Lamteng, bekerja sama secara efektif.

“Meningkatkan Produktivitas, dengan adanya evaluasi dan perencanaan yang baik, diharapkan produktivitas pertanian kita dapat meningkat,” ungkap Jumali.

Selain itu, mendukung Ketahanan Pangan negara, dalam rakor ini peran penting dalam mendukung upaya pemerintah untuk mencapai swasembada pangan, guna meningkatkan Kesejahteraan Petani.

“Dengan adanya dukungan yang optimal, diharapkan kesejahteraan petani dapat meningkat. Rakor Bulanan ini, merupakan forum yang penting untuk menjaga kelancaran pembangunan pertanian dan mencapai tujuan-tujuan strategis di sektor pertanian,” ungkap Jumali.

Kepala Dinas Pertanian Lamteng ini juga mengungkapkan, capaian luas tambah tanam (LTT) padi, jagung, kedelai (pajale), serta komoditas lainnya, sebagai program unggulan. Artinya, rakor ini mengevaluasi pelaksanaan program-program strategis seperti Kartu Petani Berjaya, swasembada pangan, dan pengembangan pertanian berbasis teknologi.

  Inkado Lampung Gelar UKT, 171 Peserta Uji Kemampuan

“Sekaligus membahas ketersediaan pupuk, benih, alsintan (alat dan mesin pertanian), serta kebutuhan lainnya bagi petani. Kemudian membahas rencana dan realisasi program pembangunan irigasi, termasuk irigasi perpompaan, untuk mendukung ketersediaan air,” tukasnya.

“Penyuluhan Pertanian Membahas kinerja penyuluh pertanian, peningkatan kapasitas penyuluh, serta evaluasi program penyuluhan,” pungkasnya. (rki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *