INTAILAMPUNG.COM – Dengan jumlah SMA yang ada di Kabupaten Lampung Tengah, saat ini belum mampu mengakomodasi seluruh lulusan SMP setiap tahunnya.
Bupati Lamteng, Ardito Wijaya bersama Kadis Disdikbud, Dr. Nur Rohman, SE. M.Sos.l., melakukan audiensi dengan jajaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, yang berlangsung di Gedung Kementerian Pendidikan, di Jakarta, Selasa 22 Juli 2025.
Dalam audensi itu, Bupati Ardito Wijaya memaparkan kondisi keterbatasan fasilitas pendidikan tingkat atas di daerahnya, dan menyampaikan usulan penambahan Sekolah Menengah Atas (SMA) baru di wilayah Kecamatan Terbanggibesar, yakni SMA Negeri 2 Terbanggibesar.
Menurut Ardito, jumlah SMA yang ada saat ini belum mampu mengakomodasi seluruh lulusan SMP di Kab.Lamteng, setiap tahunnya.
“Kami mencatat bahwa sekitar 3076 lulusan SMP di daerah kami tidak tertampung di SMA Negeri karena keterbatasan kapasitas. Oleh karena itu, kami mengajukan usulan pembangunan SMA baru sebagai bentuk komitmen kami dalam memperluas akses pendidikan,” ujar Ardito Wijaya.

Diketahui, audiensi tersebut diterima oleh Direktur Jenderal PAUD Pendidikan Dasar dan Menengah, Gogot Suharwoto, yang menyambut baik inisiatif tersebut.
Selain itu dari keterangan, Kadisdikbud Lamteng, Nur Rohman menyebut bahwa Kemendikdasmen akan menindaklanjuti usulan tersebut melalui kajian kebutuhan dan ketersediaan anggaran dalam program pembangunan pendidikan Nasional.
“Kita berharap pembangunan SMA baru ini dapat dimulai pada tahun anggaran mendatang 2026, guna mengejar ketertinggalan sarana pendidikan dan meningkatkan angka partisipasi sekolah (APS) tingkat SMA di khususnya diwilayah Kec. Terbanggi Besar,” terang Nur Rohman, Rabu (23/7/2025).
Menurutnya, pihaknya mencatat bahwa sekitar 3076 lulusan SMP diLamteng, tidak tertampung di SMA negeri karena keterbatasan kapasitas. Oleh karena itu, kami mengajukan usulan pembangunan SMA baru sebagai bentuk komitmen kami dalam memperluas akses pendidikan.
Sementara Direktur Jenderal PAUD Pendidikan Dasar dan Menengah, Gogot Suharwoto, menyatakan bahwa Kemendikdasmen akan menindaklanjuti usulan tersebut melalui kajian kebutuhan dan ketersediaan anggaran dalam program pembangunan pendidikan nasional. (rki)












