Diduga Proyek Bodong
INTAILAMPUNG.COM – Pengerjaan rigid beton di Kampung Dono Arum, Kecamatan Seputih Agung, Lampung Tengah, dipertanyakan warga. Bahkan warga menduga proyek tersebut merupakan proyek bodong. Karena tidak ada plang pagu anggaran dan tidak diketahui berapa panjang lebarnya.
Menurut Irfan, salah satu sumber informan di lapangan, dirinya melihat langsung apakah proyek yang dikerjakan itu dana pribadi atau anggaran pemerintah.
Irfan sempat menemui pekerja di lapangan. Namun, pera pekerja mengatakan mereka baru bekerja harian dan tidak mengetahui anggarannya.
Menurut irfan, yang merupakan warga sekitar, memastikan bahwa kalau itu pekerjaan memakai anggaran semestinya tidak boleh ditutupi. “Kan sebagai warga negara yang baik kami juga berhak tau supaya kami bisa mengontrol pembangunan yang ada di Lampung Tengah khususnya di kampung kami sendiri,” tegas irfan, Jumat (13/08/2025).

Irfan menambahkan, bahwa setiap prilaku pihak ketiga dalam hal ini kontraktor tidak dibenarkan jika ada yang mengkonfirmasi lalu mereka terkesan menghindar.
“Kalau ini anggaran pribadi gak mungkin saya komentar, makanya tadi saya menemui salah satu pekerja dan bertanya siapa pengawas, lalu mereka menyebutkan nama Iwan dan mereka memberikan nomornya. Namun, tidak bisa dihubungi” tutup Irfan.
Sampai berita ini diterbitkan, tim Media Intailampung.com yang mencoba mengklarifikasi kepada leading sektor, yakni Plt. Kepala Dinas Bina Marga Lampung Tengah, dengan datang ke kantor. Namun, yang bersangkutan tidak berada di kantor.
Sementara, saat dikontak melalui nomor handphonenya (hp) dengan mengirimkan pesan WhatsApp, dengan pertanyaan Pekerjaan Rigid beton di Kampung Dono Arum itu dari provinsi, kabupaten atau Pusat, kami melihat tidak ada plang? meski terkirim dengan tanda ceklis dua, yang bersangkutan tidak menjawab. (red)












