Bawaslu Lamteng Bantah Ada Keterlibatan Oknum Polisi Dalam Dugaan Money Politict 

Temuan Bawaslu Sembako dari Caleg Provinsi atas nama Ni Ketut Dewi Nadi dan Amplop berisi uang Rp 25 ribu dan Rp 50 ribu dari Purwanto Caleg PKS dapil IV.

Lampung Tengah, INTAILAMPUNG.COM – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung Tengah (Lamteng) masih mengkaji dua temuan dugaan money politics bagi-bagi sembako dan uang. Jika kedua temuan tersebut memenuhi unsur akan diproses di Gakkumdu dan dimungkinkan setelah Pemilu 2019.

Divisi Pengawasan dan Pencegahan Bawaslu Lamteng Edwin Nur menyatakan, bahwa temuan masih dalam kajian. “Masih kita kaji, masih banyak waktu, jika memenuhi unsur akan diproses di Gakkumdu. Dimungkinkan setelah Pemilu 2019, hal tersebut sesuai aturan tujuh hari ke depan setelah laporan diterima,” katanya.

Edwin menjelaskan kronologis temuan pembagian sembako di Kecamatan Bandar Surabaya. “Informasi pembagian sembako sudah didengar sebelumnya, kita instruksikan agar Panwascam, PPL, dan pengawas TPS memperketat patroli.

Ketika patroli pada Minggu (14/4) sekitar pukul 22.00 WIB, ada empat motor membawa kardus besar. Setelah diberhentikan, ternyata kardus tersebut berisi sembako berisi minyak goreng, gula, sejadah, dan stiker salah satu caleg Provinsi atas nama Ni Ketut Dewi Nadi yang akan didistribusikan kepada masyarakat, barang bukti diamankan di sekretariat Panwascam Bandar Surabaya,” ujarnya.

Kemudian terkait temuan pembagian uang di Kecamatan Padangratu, Edwin menyatakan terjadi pada Minggu (14/4) sekitar pukul 02.00 WIB di Kampung Kuripan. “Kita telusuri ternyata benar ada pembagian amplop yang berisi sejumlah uang, Caleg nomor 4 PKS atas nama Purwanto dari Dapil IV. Hasil keterangan tim sukses yang membagikan, tadinya 40 amplop, sebanyak 20 amplop sudah dibagikan. Nilainya setiap amplop bervariasi, ada yang 25 ribu dan 50 ribu, masih ada temuan lain yang masih ditelusuri di kecamatan lain,” ungkapnya.

  Stop Kekerasan ! Bupati Loekman Ajak Masyarakat Jaga Keutuhan dan Kedamaian Lamteng

Terkait heboh informasi ada oknum anggota Polri yang berdinas di Polres Lampung Tengah, yang diduga menjadi koordinator tim sukses, Edwin menyatakan hasil cross check dengan Panwascam Padangratu tidak ada keterlibatan oknum anggota. “Saya sudah cross check ke Panwascam, dalam hal ini nggak ada keterlibatan oknum anggota, keterangan terlapor juga tidak ada. Makanya, kita juga kaget ada informasi seperti itu,” tegasnya.

Sedangkan anggota Bawaslu Lamteng yang juga Pembina Gakkumdu Alfian Wahyudi menyatakan jika kedua caleg yang terlibat money politics terbukti dan memenuhi unsur pidanan bisa dianulir. “Bisa dianulir pencalonannya jika menang atau tidak dilantik. Jika kalah pun bisa kena sanksi pidana,” tambahnya. (rls/intai).

Baca Juga

LAINNYA