Ilustrasi Asuransi mobil Foto: Garda Oto
Jakarta – Bicara mudik dengan menggunakan mobil pribadi, tidak hanya soal menyiapkan kondisi fisik pengemudi dan servis mobil Lebih dari itu, asuransi kendaraan juga perlu disiapkan supaya bisa berkendara jauh dengan perasaan nyaman
“Namanya mudik, itu berarti situasi khusus setahun sekali, artinya kondisi jalan raya sedang penuh-penuhnya Selain itu, pengemudi juga nyetir dengan jarak tempuh jauh, sehingga faktor risiko kecelakaan akan lebih besar dibanding hari biasanya Dengan demikian, asuransi termasuk salah satu solusi mudik dengan nyaman pakai mobil pribadi,” ujar Marketing Communication & PR Manager Garda Oto, Laurentius Iwan, ditemui di Jakarta, Selasa 14/5/2019
Dijelaskan Iwan, mobil yang dipakai mudik seharusnya pakai asuransi kendaraan jenis komprehensif “Karena kita nggak ngerti kan risiko kecelakaan di jalan Bisa mobilnya nyerempet, spion patah, itu kan bisa diganti semua Kalau pakai asuransi total loss kan nggak bisa diganti semua,” lanjut Iwan
Bagi yang belum tahu, asuransi komprehensif atau all risk merupakan jenis pertanggungan yang menjamin kerugian atas kerusakan kendaraan mayor maupun minor, perbuatan jahat orang lain, dan kendaraan hilang dicuri
Misalnya saat mobil Anda mengalami kecelakaan minor saat mudik dan menyebabkan bodi lecet-lecet atau penyok, maka Anda bisa melakukan klaim garansi dengan biaya risiko sendiri sebesar Rp 300000 per kejadian Untuk perbaikannya, pihak asuransi akan menunjuk bengkel rekanan
“Jadi masa asuransi ini untuk jangka setahun Kalau asuransi cuma melindungi pas masa mudik doang, hitungannya tidak bisa segampang itu Itu kan short periode ya Artinya cuma melindungi dua atau tiga minggu Htungannya, misal setahun bayar asuransi komprehensif Rp 6 juta, tidak bisa misalnya cuma dipotong jadi bayar asuransi untuk dua minggu Karena faktor risikonya berbeda,” pungkas Iwan lua/lth
Demikian berita ini dikutip dari DETIK.COM untuk disampaikan kepada pembaca sekalian.








