MESUJI, INTAILAMPUNG.COM – Kepala Dinas Kesehatan Mesuji Yanuar Fitrian belum menerima hasil laporan Audit Maternal Perinatal (AMP), terkait meninggalnya Maura anak pasangan Emalia-Candra.
Dari hasil konfirmasi yang dilakukan media Intailampung.com saat ditemui diruangkerjanya, Yanuar Fitrian menggungkapkan, bahwa pihaknya sama sekali belum menerima laporan Audit Maternal Perinatal dari Klinik Asa Medika, akibat dokter beserta bidan dan perawat yang lalai dan ditak perofeisonal. “Saya sama sekali belum menerima laporannya,” kata Yanuar.
Hal ini pun lantas menjadi tanda tanya. Pasalnya, pada waktu sebelumnya, Dinas Kesehatan akan melakukan Audit ke Klinik Asa Medika atas persoalan meninggalnya Maura anak pasangan Emalia-Candra.
Seperti pada berita sebelumnya, Kabid Dinas Kesehatan Indar Sulistiyanto mewakili Kadis Kesehatan Yanuar Fitrian mengatakan, bahwa untuk mengetahui persoalan kematian bayi pasutri Emalia-Candra saat persalianan, Dinas Kesehatan perlu melakukan AMP.
“Memang kita (Dinas Kesehatan) belum menerima laporan dari keluarga pasien Emalia-Candra, meski pun via telepon seluler. Namun kita akan tetap lakukan Audit ke Klinik tersebut, untuk mengetahui penyebab kematian bayinya,” ucap Indar Sulistiyanto, saat di temui di ruang kerjanya. Selasa (20/08) lalu.
Sebab, persoalan meninggalnya bayi pasutri Emalia dan Candra warga Simpang pematang, saat persalinan di Klinik Asa Medika Simpang Pematang, yang kemudian dirujuk ke RS Penawar Medika saat kritis setelah beberapa waktu dirawat dan akhirnya meninggal, perlu dilakukan penyelidikan peyebab kematian si bayi.
“Kita akan bawa tim kesana, dan akan kita lakukan Audit Maternal Perinatal (AMP), bersama tim yang terdiri dari beberapa tim diantaranya tim ahli, Dokter Spesialis Anak, dan beberapa organisasi kesehatan, untuk menyelidiki penyebab kematian bayi,” terangnya.
Namun nampaknya, hal ini tidak dilakukan oleh Dinas Kesehatan setempat. Lantaran hingga sampai saat ini tidak ada laporan masuk ke Meja Kepala Dinas Kesehatan Mesuji.
Untuk menindaklanjuti persoalan ini, tim media intailampung.com, Rabu (18/9/2019) kemerin, mencoba mengonfirmasi Ibu Tatik yang di wakilkan dari Dinas Kesehatan untuk menyelidiki penyebab kematian Maura Putri dari pasangan Emalia dan Candra Melalui via phonsel.
Dari pertanyaan yang dilontarkan, apa tidak lanjut masalah Maura Putri anak dari ibu Emalia dan Candra ?
“Saya belum dapat info, tanya kepada yang bersangkutan saja mas, kalau saya hanya membuat laporan di kesehatan ibu dan anak selebihnya bukan wewenang saya,” kata Tatik.
Sementara, saat ditanya siapa yang paling berwenang (bertanggung jawab), Tatik pun tidak merespon pertanyaan yang di lontarkan. Bahkan, saat di whatshaap hanya di lihat saja. (khadafi).












