DPRD Metro Desak Pemkot Penuhi APD dan Sembako Untuk Rakyat

INTAILAMPUNG.COM Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro medesak Pemerintah Kota (Pemkot) Metro agat segera memenuhi kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) untuk para tenaga medis dan sembako untuk rakyat.

Hal ini mengingat pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) memberikan dampak yang sangat besar bagi masyarakat.

Anna mengatakan, bahwa Pemkot diminta segera melakukan sterilisasi di seluruh gerbang masuk Bumi Sai Wawai. Guna mencegan dan menangulagi penyebaran Covid-19 Kota Metro.

“Terkait APD saya kira pemerintah harus mengambil langkah yang cepat. Sekali lagi yang pertama apapun yang kita lakukan kalo tidak Lockdown itu gak bisa. Stop, berhenti dulu antar perbatasan. Clearkan dulu seluruh perbatasan di seluruh Kota Metro. Yang boleh masuk cuma TNI, Polri, sembako dan yang penting-penting,” ujar  Anna Morinda, Wakil Ketua I DPRD Kota Metro, usai aksi sosial pembagian telur dan penyemprotan cairan desinfektan di pasar dan terminal.

“Terkait APD saya kira pemerintah harus mengambil langkah yang cepat. Sekali lagi yang pertama apapun yang kita lakukan kalo tidak Lockdown itu gak bisa. Stop, berhenti dulu antar perbatasan. Clearkan dulu seluruh perbatasan di seluruh Kota Metro. Yang boleh masuk cuma TNI, Polri, sembako dan yang penting-penting,” ujarnya.

Politisi dari PDIP Metro ini juga mengapresiasi kinerja tim medis. Ia meminta Pemkot segera memenuhi APD agar tim medis tidak kehilangan harapan.

“Lalu yang kedua APD, Dokter dan para medis mereka juga harus sehat. Mereka jangan sampai kehilangan hope, karena kita tidak ada yang perduli dengan mereka,” tegas Anna.

Selain itu, ketika harus Lockdown Pemkot juga diminta untuk memenuhi kebutuhan masyarakat untuk berdiam diri di rumah selama 14 hari.

  Pemkot Metro Bekali PNS Dengan Kewirausahaan

“Yang ketiga, rakyat itu banyak yang tidak bisa keluar rumah kalo kita Lockdown. Pemerintah harus siapin, minimal beras mereka ada di rumah,” tandasnya.

Dikutip dari situs Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Metro, dr.Agung Budi Prasetyono, Sp.PD, mendesak pemerintah Kota (Pemkot) Metro segera memenuhi Alat Pelindung Diri (APD) untuk para tenaga medis.

“APD sangat mendesak untuk tenaga medis..kami berperang dengan minimal perlindungan,” ungkap Ketua IDI ini Kepada Wartawan, Sabtu (28/03/2020) kemarin.

Menurutnya, APD yang tersedia saat ini masih sangat terbatas sehingga banyak dari mereka yang rela patungan untuk membeli kebutuhan keselamatan diri itu, agar tetap dapat menolong PDP COVID-19 yang ada di Kota Metro.

“IDI galang dana sendiri. Dari anggota dan beli APD sendiri. kalau ruang isolasi APD masih cukup tetapi yang sekarang memprihatinkan adalah ketersediaan masker baik N.95, maupun masker bedah,” ujarnya.

Agung secara tegas mengatakan, IDI Kota Metro meminta para pihak yang berkepentingan mengambil kebijakan segera dapat menjamin ketersediaan APD bagi tenaga medis Khusunya di Kota Metro.

“karena itu, IDI mendesak agar para pemegang kebijakan segera bertindak untuk pengadaan APD ini, karna ini menyangkut keselamatan para tenaga medis,” pungkasnya.

Menyikapi hal itu,  Sekretaris Kota Metro, A Nasir mengungkapkan, Pemkot telah berencana menggulirkan bantuan kepada masyarakat berupa bahan pokok yang dimotori oleh dinas Sosial setempat. Namun rencana tersebut dieksekusi setelah masa Social Distancing yang berakhir tanggal 31 maret.

“ Kita akan rapat terlebih dahulu, apakah masa Social Distancing akan diperpanjang apa tidak. Selanjutnya kita akan gunakan dana DID dan dana Stunting yang ada di masing-masing Kelurahan untuk dibagikan kepada warga Metro. Tentunya telah kita rencanakan,” ujar Nasir. (intai).

  Pemkot Metro Terima Bantuan 200 Set APD Dari PT SJIM

Baca Juga

LAINNYA