Pemkab Lamteng Gelar HLM Sebagai Penguatan ETPD Menuju Transformasi Digital

INTAILAMPUNG.COM – Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah, menggelar kegiatan High Level Meeting (HLM) sebagai bentuk penguatan implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Plt. Bupati Lamteng, l Komang Koheri didampingi Plt. Kepala Bapenda Lamteng, Dr. (Chan) Muhamad Arnez. SE., M.si., dan dihadiri oleh Pimpinan Bank lndonesia perwakilan Provinsi Lampung, Bimo Efyanto, Pimpinan Bank Lampung Cabang Bandar Jaya, Andry Olchak, Assisten Administrasi Umum, Drs. Eko Dian Susanto, M.I.P, para Kepala OPD, yang digelar di Aula Nuwo Balak, Gunung Sugih, Senin (11/5/2026).

Dalam sambutan Plt. Bupati Lamteng menyampaikan bahwa, ETPD merupakan salah satu langkah strategis dalam mendorong transparansi, efisiensi, serta akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah, sekaligus sebagai upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah.

“Dalam pelaksanaan ETPD di Kabupaten Lamteng, saat ini diantaranya telah tersedianya kanal pembayaran secara digital melalui QRIS, mobile, banking Bank Lampung, Pospay, Tokopedia, lndomaret serta Alfamart, dan dalam waktu dekat ini, akan dikembangkan sistem pembayaran pajak dan retribusi daerah melalui virtual account,” ujar Komang.

Ia berharap transformasi digital ini dapat berjalan secara optimal, dan dapat tersusun Roadmap Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) Kabupaten Lamteng, Tahun 2026–2030 yang komprehensif dan terarah, mencakup target, peta permasalahan, peta penyelesaian, serta rencana aksi yang terukur dan implementatif.

“Dokumen ini diharapkan menjadi pedoman strategis dalam mendorong percepatan dan perluasan digitalisasi transaksi pemerintah daerah,” pungkasnya.

Sementara dari keterangan Plt. Kepala Bapenda Lamteng, Dr. (Chan) Muhamad Arnez. SE.,Msi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bank Indonesia, dimana sejak terciptanya HML khususnya di Kabupaten Lamteng, untuk pertama kalinya Kepala BI hadir langsung dalam kegiatan.

“Saya ucapan terima kasih kepada seluruh pihak perbankan atas dukungan dan sinergi yang telah terjalin dalam implementasi ETPD. Sinergi ini diharapkan terus diperkuat, baik dalam pengembangan sistem, edukasi kepada masyarakat, maupun pendampingan teknis kepada perangkat daerah, agar implementasi ETPD dapat berjalan optimal dan berkelanjutan,” ucapnya.

  Perkuat Bidang Pertanian, Bupati Loekman Berikan P3A Se-Lamteng Akta Notaris, Ini Tujuannya !

Arnes berharap roadmap ini juga diharapkan menetapkan target yang jelas dan tegas, yaitu seluruh OPD di Kab.Lamteng, wajib mengimplementasikan dan menggunakan kanal pembayaran digital dalam seluruh transaksi penerimaan daerah, baik pajak maupun retribusi.

“ETPD bukan sekadar tuntutan perkembangan zaman, melainkan merupakan kebutuhan strategis untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan daerah, meminimalkan potensi kebocoran penerimaan, serta mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD),” tegas Arnes.

Selain itu menurutnya, dengan sistem yang semakin modern, diharapkan masyarakat dapat memperoleh layanan yang lebih mudah, lebih cepat, dan lebih pasti, sehingga kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Artinya, implementasi ETPD merupakan komitmen bersama seluruh perangkat daerah, bukan hanya menjadi tanggung jawab satu atau dua OPD. Seluruh organisasi perangkat daerah diharapkan memiliki persepsi, langkah, dan komitmen yang sama dalam mendukung percepatan elektronifikasi transaksi,” pungkas Plt Kepala Bapenda Lamteng ini. (rki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *