INTAILAMPUNG.COM – Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung, Pepy Asih Wulandari kembali menyerukan penguatan kembali Ideologi Pancasila.
Lewat Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila, politisi Nasdem ini mengajak warga untuk senantiasa menjaga etika serta menanaman sikap toleransi terhadap umat beragama, termasuk menghindarkan paham radikal.
Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila ini dilaksanakan di Kelurahan Way Lunik, Kecamatan Panjang, Kamis (16/03/2023).

“Dengan menyerukan penguatan kembali Ideologi Pancasila tak mudah terpengaruh paham radikal, ekstrem dan teroris yang bertentangan nilai-nilai luhur Pancasila,” ujar Pepy ditemui usai sosialisasi.
Menurut dia, pengamalan empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, UUD 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sangat penting.
Sebab, empat pilar kebangsaan tersebut menjadi kekuatan dan simbol bersama dan menjadi kunci dalam menguatkan nilai-nilai dasar guna menangkal pengaruh negatif dan dampak dari globalisasi. “Dengan harapan, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang berkehidupan berbangsa dan bernegara,” timpalnya lagi.
NKRI, lanjut Pepy, terdiri dari berbagai pulau, suku, Agama, bahasa, ras dan golongan, sehingga untuk menyatukan keanekaragaman yang ada diperlukan pemahaman bersama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Maka dari itu, menurut Pepy, dibutuhkan pemahaman wawasan kebangsaan yang merupakan kunci toleransi dan nasionalisme.
Sebab, kata dia, wawasan kebangsaan akan menjadi kunci kesamaan pandangan dan pemersatu tujuan generasi masa kini dan masa yang akan datang, dalam menghadapi tantangan bangsa Indonesia baik dari dalam, maupun luar negeri.
“Wawasan kebangsaan menjadi kunci penguat kebhinekaan-toleransi dan nasionalisme ditengah tantangan diskusi dan globalisasi peradaban,” ucapnya.
Dirinya juga mencermati hadirnya teknologi semakin mengancam keberadaan bangsa. Pada era globalisasi yang makin terbuka ini, masyarakat sangat mudah untuk menjangkau segala ruang dan segi.

“Contohnya bahaya hoaks untuk memecah belah persatuan yang kian mengancam masyarakat. Untuk itu pemahaman ini harus terus digalakkan” tukasnya.
Pepy menyebut, empat pilar kebangsaan merupakan modal yang baik guna membangun bangsa yang penuh dengan kemajemukan.
“Oleh karena itu, pemahaman yang komprehensif terhadap empat pilar merupakan suatu keharusan dan kebutuhan yang tidak bisa diabaikan begitu saja,” ujar dia.
Dalam sosialisasi yang digelar Pepy kali ini dihadiri oleh Idham Manaf, Dosen Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai sebagai narasumber, serta menghadirkan ratusan warga dari Kecamatan Panjang, Kedamaian dan Bumi Waras.(*)
Laporan/Editor: Ibrahim Hayat









