Sekretaris Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung Agus Purwanto.
INTAILAMPUNG.COM – Realisasi hasil musyawarah antara warga Kampung Jambu, Kelurahan Way Lunik, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung dengan PT Louis Dreyfus Company (LDC) mendapat perhatian dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat.
Dewan meminta perusahaan segera merealisasikan poin-poin yang telah disepakati bersama, mulai dari upaya meminimalisir polusi atas aktivitas usahanya hingga penanganan warga penderita ISPA.
Sekretaris Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung, Agus Purwanto menyampaikan, jauh sebelumnya pihaknya sudah meminta pihak LDC untuk segera menyelesaikan perselisihan dengan warga.
Pemasangan jaring di sekeliling pagar perusahaan untuk meminimalisir debu batubara yang beterbangan ke pemukiman warga juga dirasa perlu dilakukan perusahaan.
Perihal adanya warga yang sakit, menurut politisi Demokrat ini seharusnya hal itu menjadi prioritas penanganan oleh LDC, terlebih sakitnya diduga karena dampak polusi atas usahanya.
“Warga yang sakit harus sesegera mungkin diobati, terlebih sakitnya diduga karena dampak polusi dari pabrik. Jangan karena kesepakatan pengobatannya setahun sekali ngobatinya nunggu tahun depan, ini kan sama saja mengabaikan warga yang sakit,” kata Agus Purwanto, Senin (27/03/2023).
Agus menyampaikan, memang hingga saat ini Komisi III belum menerima salinan secara langsung poin-poin apa saja hasil dari pertemuan antara warga dan perusahaan yang di mediasi oleh pamong setempat.
Meski hanya mengetahui secara garis besar kesepakatan melalui pemberitaan di media, Agus menyebut pihaknya terus memantau realisasi hasil kesepakatan dari perusahaan.
Maka dari itu, ia menginformasikan Komisi III bersama instansi terkait pun akan turun untuk memastikan itu semua dan akan mengambil langkah tegas terhadap perusahaan jika ternyata mengabaikan hasil kesepakatan.
“Kita akan lihat nanti, jika memang pihak perusahaan pilih-pilih dalam memberikan bantuan pengobatan terhadap warga yang sakit, apalagi terkesan hanya seremonial saja atau sebagai contoh bahwa mereka sudah menjalankan hasil dari kesepakatan bersama, nanti kita akan ambil langkah tegas,” tukasnya.(*)
Laporan/Editor: Ibrahim Hayat









