Parkir Liar Marak di Jalan Yos Sudarso, Pemkot Belum Bertindak

INTAILAMPUNG.COM – Lagi-lagi sorotan tentang keberadaan parkir liar di Kota Bandar Lampung mencuat pada Ramadan 2023 ini. Tepatnya di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Panjang.

Disepanjang bahu jalan mulai dari lampu merah Garuntang hingga pertigaan Pelindo banyak ditemui kendaraan angkutan yang terparkir. Bahkan ada sejumlah kendaraan yang terparkir sampai seharian penuh.

Tentu kondisi ini amat membahayakan pengguna jalan lainya, selain itu penyempitan ruas jalan akibat parkir juga mengakibatkan kemacetan, apalagi dijam-jam keluar masuk pekerja pabrik.

Keluhan atas ketidaknyamanan warga dengan parkir liar ini menjadi isu yang tidak pernah ada jalan keluarnya. Hingga warga merasa putus asa dan tak tahu harus berbuat apa.

Seperti yang terlihat di depan pintu masuk PT Bumi Waras (BW) hingga PT Gudang Garam, Way Lunik, Selasa, 4 April 2023, tampak puluhan truk berbaris hingga nyaris menutupi separuh ruas jalan.

PT BW sendiri terkesan mengabaikan saran DPRD setempat yang meminta pihak perusahaan menyediakan lahan parkir serta mengatur jadwal bongkar muat sopir secara berkala sehingga tidak harus parkir di bahu jalan.

Diperoleh informasi, sopir sengaja memarkirkan kendaraanya didepan perusahaan karena sedang menunggu antrian bongkar muat di PT Bumi Waras (BW).

“Ya ini lagi nunggu giliran bongkar muat di BW, daripada parkir jauh-jauh ya kita parkir depan pabrik,” ujar salah seorang sopir yang enggan ditulis namanya.

Ia mengaku sudah terbiasa dan tidak takut untuk ditilang atau diberikan sanksi. “Gak apa-apa, aman kok gak bakalan ada razia kalau disini mah, dan emang gak pernah dirazia,” timpalnya lagi.

Disinggung soal road barrier beton yang posisinya seperti sengaja dijatuhkan dan hilangnya rambu larangan parkir, ia mengaku tidak mengetahui dan memang telah lama posisinya seperti itu.

  Siap-siap, Kejati dan Kejari Akan Dievaluasi Terkait Penanganan Korupsi

“Kalau soal itu saya gak tahu, memang udh dipinggir jalan roboh gitu sejak lama,” tuturnya.

Kini, publik pun berharap pada ketegasan serta peran aktif pemerintah untuk mengatasinya. Karena hingga saat ini belum ada tindakan dari Pemerintah Kota Bandar Lampung mengurai persoalan ini.(*)

Laporan/Editor: Ibrahim Hayat