Tak Ada Perbaikan Dari Pemkab Lamteng Warga Perbaiki Jalan Dengan Dana Pribadi

INTAILAMPUNG.COM – Merasa tidak ada harapan (Pesimis), jalan dilingkungan tempat kediamannya akan diperbaiki Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah (ES), salah satu warga Jalan Diponegoro lingkungan XI Kelurahan Yukum Jaya, Kecamatan Terbanggi Besar, terpaksa menambal jalan lingkungan sekitar rumahnya dengan dana pribadi, meski hasilnya belum maksimal.

“Kalau menunggu Dinas Bina Marga Bina Kontruksi,( BMBK) memperbaikinya, kecil kemungkinan. Ya kebetulan dijalan lingkungan yang lain ada proyek perbaikan jalan, saya coba nego kontraktornya, untuk minta bagi beli aspal hasil kerukan para pekerja,” tuturnya, ketika ditanya terkait siapa yang memperbaiki jalan tersebut, Rabu (13/8/2025).

ES menyebut, jika menunggu bantuan dari pemerintah daerah, yang belum ada kepastian, kapan akan diperbaiki, sementara jalan Diponegoro yang kebetulan bersebelahan dengan kediamannya, bila musim hujan antara lobang jalan dan genangan air tidak bisa dubedakan, jadi dia mengambil inisiatif untuk dukit demi sedikit menambal jalan yang berlubang tersebut.

“Yang saya beli tadi, ada sekitar dua truk, atau dua rit kerukan aspal, dan hasilnya hanya dapat itu. Ya, kalau harus semua jalan ini mau di tambal, saya pribadi tidak ada anggaran, jadi ya buat bertahap dulu, kalau ada uang, dan ada proyek kerukan, apa salahnya saya tambah lagi,” ungkap ES.

Beberapa bulan lalu, kondisi jalan Diponegoro lingkungan XI, sempat diberitakan, karena pengguna jalan dan warga sekitar mengeluh, apa lagi di saat musim penghujan, karena kondisi jalan banyak yang berlubang.

Dimana, dari keterangan warga sekitar pada waktu itu menyampaikan bahwa, jalan yang dimaksud sempat diperbaiki oleh Dinas BMBK tepatnya pada akhir tahun 2024 lalu, tetapi perbaikan itu hanya sekedar ditimbun batu koral untuk menutupi lubang di sepanjang jalan, tanpa dilapisi aspal.

  Kunker Ke Lamteng, Presiden RI Jokowi  Bagikan 1.300 Sertifikat Tanah

“Jalan ini diperkirakan ada sekitar enam tahun lebih belum pernah diperbaiki. Tapi, akhir tahun lalu pihak Dinas BMBK menimbun lobang jalan menggunakan batu koral dan di ratakan dengan alat berat, kami mengira setelah itu akan di aspal seperti jalan sekitar yang langsung di aspal, ternyata tidak hanya sebatas ditimbun batu saja,” ungkap warga, Selasa 24 Juni 2025 lalu.

“Yang menjadi tanda tanya kami warga di sini, mengapa hanya jalan ini yang di timbun batu, tidak langsung di aspal seperti jalan dilingkungan yang lain. Apa memang tidak bisa di aspal atau pihak Dinas terkait ada problem dengan jalan ini,” pungkasnya. (rki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *