Korupsi SPAM Rp 8 Miliar Merembet, Nanda Indira Diperiksa Kejati Lampung, Buntut Dugaan TPPU Tas Mewah Dendi Ramadhona Mengalir ke Istri

INTAILAMPUNG.COM – Penyidik Pidana khusus (Pidsus) Kejati Lampung estafet mengiring pelaku korupsi SPAM Rp 8 miliar hingga mengerucut ke aliran dana hasil korupsi yang di lakukan mantan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona CS hingga Kamis (11/12/25) Bupati Pesawaran Nanda Indira di periksa, hingga dicecar 20 pertanyaan lebih.

Nanda Indira memenuhi pangilan penyidik Pidsus Kejati Lampung sekitar pukul 00.58 wib, Jumat (12//12/25) dini hari. Ia mengaku bahwa kedatangannya untuk menjawab berapa pertanyaan. Namun pihaknya enggan menjelaskan di hadapan awak media apa pertanyaan tersebut.

“Ada beberapa pertanyaan sudah saya jawab, silahkan bertanya oleh penyidik langsung, ” Ungkap Nanda Indira dengan muka lesu dan pucat.

Nanda selalu istri Dendi Ramadhona yang kini menjabat sebagai Bupati Pesawaran saat awak media menanyakan beberapa persoalan barang sitaan terutama tas mewah yang disita dapat hasil korupsi Dendi Ramadhona, ia hanya tertunduk diam.

Aspidsus Kejati Lampung Armen Wijaya dalam konfrensi pers mengatakan, istri dari Dendi Ramadhona, yaitu Nanda Indira diperiksa kapasitas sebagai saksi.

Langkah selanjutnya tim penyidik terus mendalami persoalan ini dan mengklarifikasi barang sitaan tersebut.

“Hanya dugaan. Pemeriksaan ini terkait TPPU dan akan terus kita dalami. Maka kita minta dukungan kawan-kawan media agar persoalan ini segera diselesaikan,” ucap Armen.

Armen menjelaskan, pemanggilan ini bukan sebagai kapasitas kepala daerah. Nanda Indira ini kapasitas sebagai istri dari Dendi Ramadhona.

Terkait pemanggilan ini, lanjut kata Armen, dilakukan baru pertama kali, namun tidak menutup kemungkinan pemangilan tahap ke dua akan dilakukan pihak penyidik Pidaus Kejati Lampung agar persoalan ini segera selesai.

“Pemanggilan ini bukan kapasitas sebagai kepala daerah. Nanda Indira sebagi istri Dendi Ramadhona, untuk pemangilan hari ini baru pertama kali, kalau pemangilan selanjutnya kita lihat nanti, dan kita hanya memberi 20 pertanyaan lebih terhadap Nanda Indira,” pungkasnya (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *