Ini Dia Tiga Komitmen Bupati Loekman Untuk Lamteng Lebih Baik

Lampung Tengah, INTAILAMPUNG.COMBupati Lampung Tengah (Lamteng) Loekman Djoyosoemarto, S.Sos., berkomitmen meningkatkan kualitas Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian di Kabupaten Lamteng.

Hal ini disampaikannya, saat menghadiri pengajian akbar dalam peringatan Tahun Baru Islam 1441 H, di Kampung Sinar Banten, Kecamatan Bekri, Minggu (8/9).

Loekman mengatakan, bahwa ketiga sektor bidang pembangunan tersebut, akan menjadi program prioritasnya. Guna mewujudkan hal itu, dibutuhkan dukungan dan sinergisitas masyarakat Lamteng terhadap program-program Pemerinta Daerah.

“Kita akan prioritaskan program di bidang pendidikan, kesehatan dan pertanian. Ayo kita bersama-sama mensukseskan program-program  pemerintah daerah tersebut,” ajak Bupati kepada seluruh jamaah yang hadir di pengajian akbar.

Dalam bidang pendidikan, Loekman berkomitmen akan mewujudkan mutu pendidikan yang baik, agar terciptanya Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.

Untuk bidang kesehatan, lanjut kata Loekman, Pemerintah Daerah akan berupaya memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat.

Untuk itu, Loekman berharap kepada aparatur kecamatan dan kampung, agar membawa warganya yang sedang sakit ke Rumah Sakit Umum Demang Sepulau Raya untuk menjalani pengobatan secara gratis.

Sedangkan dibidang pertanian, orang nomor satu di Bumi Beguai Jejamo Wawai ini, akan berusaha mengembangkan lahan pertanian di Lamteng, dengan harapan para petani bisa mencukupi kebutuhan pokok masyarakat.

“Dalam kesempatan ini, saya juga mengajak masyarakat Lamteng untuk menjaga persatuan dan kesatuan, serta mengedepankan budaya gotong royong untuk memajukan Kabupaten Lampung Tengah kedepan,” tandasnya.

Dalam acara pengajian akbar yang di gelar di Kampung Sinar Banten, Kecamatan Bekri tersebut, menghadirkan penceramah kondang Gus Miftah.

Acara yang dihelat pun sangat meriah, tidak kurang 5.000 jamaah hadir. Untuk menyaksikan ceramah Gus Miftah yang memiliki ciri khas tausiah menggunakan bahasa jawa. Bahkan seluruh santriwan dan santriwati pondok pesantren dan masyarakat Lamteng tumpa ruah memadati lokasi. (intai).