DPR RI Desak Gubernur Lampung Serahkan Pembangunan Jalan Provinsi ke Pemerintah Pusat

INTAILAMPUNG.COM – Anggota DPR RI Perwakilan Lampung Tengah I Komang Koheri mendesak Pemerintah Provinsi Lampung dalam hal ini Gubernur Lampung untuk menyerahkan pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Lampung Tengah yang tak pernah mulus dan tertangani dengan baik ke Pemerintah Pusat.

Sebab, sudah 50 tahun jalan Provinsi yang ada di Lamteng mulai dari Kecamatan Gunung Sugih, Kecamatan Kota Gajah, Kecamatan Seputih Raman, Kecamatan Seputih Banyak, Kecamatan Rumbia, Kecamatan Bumi Nabung, Kecamatan Seputih Surabaya dan Kecamatan Bandar Surabaya, selalu rusak dan tidak dapat diselesaikan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung.

I Komang Koheri mendukung jika pembangunan infrastruktur jalan Provinsi yang ada di Lamteng diserahkan ke Pemerintah Pusat, jika keuangan pemerintah Provinsi maupun kabupaten tidak punya kemampuan dalam membangunnya.

“Nah inikan masalahnya sudah 50 tahun jalan Provinsi itu tidak ditangani dengan baik. Bahkan informasinya anggaran dari Rp 1,2 Triliun cuma jadi Rp 500 Miliar. Itukan bakal lama jalan ini bagusnya” ucapnya.

Lanjut kata Komang, kita harus kerja bersama, itu kan sesuatu yang tidak mustahil. Contohnya, seperti jalan Tigeneneng – Sukadana, Sribawono dulu kan, memiliki kasus yang sama yang dulu tidak ditangani oleh Pemerintah Provinsi.

“Nah inikan perlu kita cari solusinya. Cari solusi dengan cara apa, dengan cara menyerahkannya ke Pemerintah Pusat. Karena itu merupakan jalan Feeder, jalan penghubung antara Jalan Lintas Tengah dan Lintas Timur. Kenapa itu tidak mungkin, di mungkinkan. Kerena itu jalan penghubung,” jelasnya.

Komang menambahkan, Apa lagi jalan itu kan sudah menjadi pintu untuk masuk jalan tol. Jalan tol bagus tapi kenapa jalan penghubungnya tidak. Sangat di mungkinkan sekali.

“Waktu itu saya minta pada gubernur, kalau memang gubernur itu mau menyerahkan, diserahkan pada pemerintah pusat. Jadi selesai urusannya. Karena kalau jalan Feeder itu kan kalau terjadi kemacetan akan dilewati truk-truk dengan muatan besar,” tuntasnya. (Intai).

Baca Juga

LAINNYA