Hartono Pengadu Dugaan Pungli di SMPN 1 Putra Rumbia Plin Plan, Masuk Angin Setelah Jadi Kakam BKU

INTAILAMPUNG.COM – Hingga saat ini belum ada tindaklanjut terkait dugaan penggelapan dana luran pembangunan pagar Sekolah SMPN.1 Putra Rumbia, Lampung Tengah, yang dilakukan oleh Ketua Komite, sekaligus mantan Kepala Kampung Bina Karya Utama, Mariono.

Beberapa waktu lalu sempat perwakilan pihak wali murid kelas.lX SMPN.1 Putra Rumbia akan melaporkan terkait hal itu ke Aparat Penegak Hukum (APH). Dimana menurut koordinator perwakilan wali murid, Dwi Hartono menyatakan pihaknya sedang mengumpulkan data dan alat bukti untuk selanjutnya akan dilaporkan ke pihak APH dalam hal ini Tipikor Polres Lamteng.

“Kita sedang melengkapi alat bukti dan saksi, yang nantinya akan kita laporkan ke Polres Lamteng,” ujar Hartono mewakili wali murid yang lain, beberpa waktu lalu.

Menanggapi hal itu pihak Diknasbud Lamteng, menyatakan siap menindaklanjuti, dan meminta kepada para wali murid untuk memberikan data dan alat bukti secara tertulis yang mana nantinya pihak Diknasbud akan melanjutkan laporan yang dimaksud ke pihak lnspektorat sebagai pihak internal Sekolah sebagai bagian dari pengawasan dan pembinaan di lingkup Pemkab.Lamteng.

“Kita siap menerima apapun bentuk laporan terkait permasalahan Sekolah, asal di sertai alat bukti secara tertulis,” ujar Kabid Dikdas, Fitriah beberapa waktu lalu kepada awak media ini.

Tetapi pihak perwakilan wali murid SMPN.1 Putra Rumbia, Hartono saat di konfirmasi terkait tindak lanjut laporan seperti yang dimaksud, Jum’at (30/09/2022). Berdalih masih menunggu arahan dari salah satu anggota Dewan dan pihak Sekolah setempat, apakah terkait hal itu akan dilanjut atau bagaimana nantinya.

“Terkait masalah laporan mengenai dugaan penggelapan dana iuran oleh Komite SMPN.1 itu, kita tunggu nanti saja bang. Kita masih menunggu arahan dari bang Tosa sama Pak Baroji karena tempo hari, apakah di lanjut apa tidaknya setelah ada konfrmasi dari mereka,” terang Hartono, yang juga sebagai Kakam BKU terpilih saat ini.

  Siap Dukung Musa-Dito, Muda Mudi Milenial Berjaya Harus Punya Ketegasan dan Komitmen

Sementara itu menurut anggota Komisi lV DPRD Kab.Lamteng, Fraksi Partai Demokrat, Toni Sastra Jaya (Tosa) saat dikonfirmasi terkait hal ini menjelaskan, apabila yang bersangkutan dalam hal ini pihak wali murid SMPN.1 Putra Rumbia memiliki data dan bukti yang lengkap, dia meminta dan mendorong untuk segera membuat laporkan ke pihak APH.

“Jadi kalau memang Hartono menunggu arahan dari saya, kan dari beberapa waktu lalu arahan saya sudah jelas. Apabila data dan bukti terkait hal itu memang sudah lengkap, saya mendorong mereka untuk segera melaporkannya,” ujar Tosa.

Tosa juga menjelaskan bahwa, ada sekitar 47 item pungli yang dilarang khususnya dilingkup Sekolah salah satunya seperti permasalahan dalam hal ini. Kalau memang itu terbukti saya meminta kepada lnspektorat untuk menindaklanjutinya, dan mohon kepada pihak Kejaksaan Negeri dan pihak Polres Lamteng, dapat menindaklanjutinya, apa bila unsur terpenuhi.

“Saya rasa dengan pernyataan saya ini sudah jelas, jadi tidak perlu lagi menunggu arahan. Apabila memang sudah lengakap dan akurat data dan buktinya,” ungkap anggota Komisi lV DPRD Lamteng ini…/ Ki