Hambat Mobilitas, Jalan Rusak Dikeluhkan Warga

Ket, Foto: Kelose, penampakan jalan rusak di Kota Bandarlampung dikeluhkan warga. 

INTAILAMPUNG.COM – Jalan Raya Suban, Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung dikeluhkan warga dan pengguna jalan. Pasalnya, jalan tersebut kondisinya rusak dan berlubang cukup parah di sejumlah titik.

Pantauan di lokasi, jalan penghubung empat kecamatan yakni, Panjang, Sukabumi, Merbau Mataram dan Tanjung Bintang itu telah rusak cukup lama. Terlebih setelah turun hujan, kondisi jalan cukup membahayakan penggunanya. Ironisnya lagi, kerusakan cukup parah itu justru berada tak jauh dari kantor Kelurahan Pidada, tepatnya di terowongan fly over rel kereta.

Tak hanya itu, tidak adanya pagar pembatas disepanjang jalan juga menjadikan jalan ini rawan, mengingat keberadaanya yang tepat berada di pinggir jurang. Kondisi makin diperparah dengan banyaknya posisi tiang listrik yang miring dan kabel yang kerap menjuntai dan minimnya lampu penerangan disepanjang jalan.

Baca Juga

Herman (28) yang merupakan warga sekitar tak jauh dari lokasi saat ditemui mengatakan kerusakan jalan itu telah berlangsung selama bertahun-tahun dan perbaikan hanya sebatas tambal sulam.

“Jalan rusak ini udah lama. Rusaknya udah tahunan, bahkan sejak saya sekolah sampai sekarang masih rusak, kalau diperbaiki cuma ditambal, sebulan juga rusak lagi” katanya, Senin (10/06/2023).

Herman mengungkapkan, kerusakan jalan tersebut tak jarang mengakibatkan kecelakaan pada pengguna jalan, lantaran kondisi jalan yg berdebu saat terik dan becek saat hujan.

“Banyak yang kecelakaan di situ sampai ada yang meninggal juga pernah ada. Mungkin gak tau kalau jalannya rusak, ngebut,” ungkapnya.

Ia berharap jalan kota tersebut dapat segera diperbaiki agar tak ada lagi korban kecelakaan dan dapat memudahkan mobilitas pengguna jalan yang lewat.

  Proyek Mercusuar Bupati Winarti Terancam Molor, Pelaksana Proyek Diduga Tak Punya Modal

“Ya lebih baiknya bisa diperbaiki secepat mungkin biar enak jalannya, apalagi ini akses utama bagi warga empat kecamatan, yang pagi hari banyak anak sekolah yang melinyas” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh pengguna jalan yang kebetulan melewati jalan tersebut, Fadli, Ia mengaku terganggu dan khawatir menyebabkan kecelakaan dan kerusakan kendaraan.

“Sangat terganggu kalau jalannya rusak berlubang gini mah. Kalau yang tau mungkin bisa jalan pelan-pelan, tapi kalau yang gak tau apalagi malem kan bahaya pas ngebut motor bisa rusak dan kecelakaan, apalagi minim penerangan jalan dan jalanya berkelok dan tepat ada dipinggir jurang,” ucapnya.

Terpisah, anggota Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung, Endang Asnawi mengaku telah menerima adanya keluhan warga, ia menyebut segera menyikapi persoalan itu ke dinas PU Kota Bandar Lampung untuk ditindaklanjuti.

“Soal adanya keluhan warga dan pengguna jalan sudah kami teruskan ke dinas PU agar dapat segera disikapi dan dijadikan prioritas, kami juga akan tetap memantau dan memperjuangkannya,” singkatnya.(*)

Laporan/Editor: Ibrahim Hayat.

LAINNYA