INTAILAMPUNG.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung Tengah prioritaskan rehab berat di SDN 1 Kota Batu, Kecamatan Pubian.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Disdikbud Lampung Tengah Nur Rohman saat mengunjungi SDN 1 Kota Batu usai salah satu guru PPPK meminta perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) karena sekolah tersebut tidak lagi memiliki ruang kelas.
Nur Rohman mengaku tidak ada satupun bangunan SDN 1 Kota Batu, Pubian, Lampung Tengah yang layak pakai, sedangkan bangunan tersebut belum pernah diperbaiki sejak awal berdiri.
“Sudah saya cek dan ternyata bangunan SDN 1 Kota Batu ini belum direhab sejak berdiri pada tahun 1986 dan saat ini sudah seperti kandang kambing,” katanya saat meninjau sekolah tak layak itu, Jumat (17/1/2025).
Nur Rohman mengatakan, dalam waktu dekat dirinya akan melakukan renovasi berat untuk 3 bangunan utama dan menjadikan SDN 1 Kota Batu sebagai prioritas pembangunan di tahun 2025.
Meski demikian, Nur Rohman belum memutuskan kapan waktu pengerjaan atau pembangunan tersebut akan dilaksanakan.
Padahal, kondisi SDN 1 Kota Batu yang juga digunakan untuk belajar siswa SMPN Satu Atap sudah membutuhkan eksekusi karena kegiatan belajar mengajar terus berlangsung di sana.
Hal itupun diungkapkan oleh Plt kepala sekolah SDN 1 Kota Batu Siswanto, dia mengaku bahwa pihaknya pun terpaksa menggunakan gudang sebagai ruangan guru, karena sudah tidak ada lagi bangunan yang layak.
Siswanto mengatakan, tiga ruang SD yang disebut Kadisdikbud sebagai kandang kambing memang rusak fatal tidak bisa lagi digunakan karena atapnya roboh dan bangunannya sudah mau ambruk, termasuk ruang guru pun tak luput dari kerusakan.
“Untuk kantor kita pakai ruangan gudang, bangunan perpustakaan SD kita jadikan ruang kelas, dan ruang kelas 2 menggunakan perpustakaan SMPN Satu Atap, dan gudang SMPN Satu Atap juga kita gunakan sebagai ruang kelas karena tidak ada lagi tempat untuk belajar mengajar,” katanya.
Kami berharap dengan adanya kunjungan Kadisdikbud Lampung Tengah, bangunan SDN 1 Kota Batu dan bangunan satu atap lainnya mendapatkan perbaikan sesegera mungkin,” pungkasnya. (red)












