INTAILAMPUNG.COM — Peta politik Lampung Tengah mulai menghangat. Di tengah proses penetapan I Komang Koheri sebagai Bupati definitif, kedekatannya dengan Ketua DPC PKB Lampung Tengah, dr. Uswatun Hasanah, memunculkan spekulasi, mungkinkah keduanya tengah membuka jalan menuju duet kepemimpinan?
Kebersamaan Komang dan Uswatun terlihat dalam sejumlah kesempatan, mulai dari kunjungan ke RS Mitra Mulia Husada, pertemuan di kediaman Uswatun dalam rangkaian kegiatan Lampung Tengah Berhaji, hingga kegiatan Car Free Day di Gunung Sugih, Minggu (11/10/2026).

Momen keduanya berada dalam satu mobil, dengan Uswatun mengemudi dan Komang duduk di sampingnya, turut menarik perhatian. Meski belum membuktikan adanya kesepakatan politik, intensitas kebersamaan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kemungkinan kerja sama mereka ke depan.
Sorotan ini semakin relevan karena apabila Komang resmi menjadi Bupati definitif, posisi Wakil Bupati Lampung Tengah menjadi salah satu agenda politik yang perlu ditindaklanjuti sesuai mekanisme hukum.
PDI Perjuangan memiliki peran penting karena menjadi satu-satunya partai pengusung pasangan Ardito Wijaya–I Komang Koheri pada Pilkada sebelumnya. Namun, pernyataan Ketua DPP PDIP, Eriko Sotarduga, bahwa calon pendamping Komang tidak mutlak berasal dari internal partai, turut membuka ruang pembicaraan mengenai figur eksternal.
Dalam konteks tersebut, posisi Uswatun sebagai Ketua DPC PKB Lampung Tengah membuat namanya menarik untuk dicermati dalam dinamika politik daerah.
Saat ditanya mengenai kemungkinan menjadi pendamping Komang, Uswatun menjawab singkat, “Kita lihat saja dan menunggu arahan dari Ketua DPW Nunik.”
Pernyataan itu belum memastikan kesiapannya masuk bursa Wakil Bupati. Namun, jawabannya membuat spekulasi mengenai langkah politik ke depan tetap terbuka.
Kini, publik menanti perkembangan berikutnya. Apakah kedekatan Komang–Uswatun sekadar hubungan baik antartokoh, atau menjadi sinyal awal penjajakan duet menuju kursi Wakil Bupati Lampung Tengah?
Jika peluang itu benar-benar berkembang, duet Komang–Uswatun tentu akan menjadi salah satu skenario yang menarik untuk diperbincangkan. Akan tetapi, jalan menuju kursi Wakil Bupati tidak hanya ditentukan oleh kedekatan personal, melainkan juga oleh keputusan partai sesuai mekanisme yang berlaku.
Untuk saat ini, satu pertanyaan masih menggantung, apakah kedekatan I Komang Koheri dan dr. Uswatun Hasanah hanya sebatas kebersamaan, atau justru menjadi sinyal awal menuju duet kepemimpinan Lampung Tengah?
Yang pasti, dinamika politik Lamteng semakin menarik untuk dicermati. (Red)












