IKLB Jabar Peduli Banjir

Ikatan Keluarga Lampung Bandung Jawa Barat ( IKLB JABAR) menggelar Bakti Sosial bagi warga korban banjir di Desa Bale Endah, Cikarees, Parung Halang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (25/2/2018)

Bandung, Intailampung.com – Ikatan Keluarga Lampung Bandung Jawa Barat ( IKLB JABAR) menggelar Bakti Sosial bagi warga korban banjir di Desa Bale Endah, Cikarees, Parung Halang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (25/2/2018)

Baksos tersebut merupakan bentuk kepedulian dari para anggota anggota IKLB JABAR kepada korban banjir yang terjadi pada hari Minggu Minggu tersebut akibat luapan Sungai Citarum.

Baca Juga

Acara Baksos dipimpin langsung Ketua IKLB JABAR Syafrial dengan ditandai dengan penyerahan bantuan di tiga titik banjir di Desa itu. Bantuan tersebut berupa keperluan sehari-hari, sembako, mi instan, makanan siap saji, susu, dan uang tunai. Bantuan diberikan kepada anak anak yang rumahnya terendam banjir.

Ketua IKLB JABAR menjelaskan, bakti sosial ini merupakan kepedulian dari Seluruh anggota IKLBdannbsp; Jawa Barat terhadap wargadannbsp; Desa Bale Endah Kabupaten Bandung yang telah terkena banjir. Dia berharap warga yang berada di aliran Sungai Citarum tetap waspada karena sampai saat ini masih terjadi hujan di hulu Citarum.

Alfian, wakil ketua IKLB mengatakan, uang bakti sosial tersebut merupakan hasil sumbangan pribadi dari para pengurus dan anggota IKLB Provinsi Jawa Barat untuk membantu warga Bale Endah. danldquo;Bantuan ini meskipun tidak seberapa, kami harap bisa bermanfaat dan dapat meringankan beban. Dikarenakan saat ini aktivitas warga masyarakat belum bisa kembali seperti semula,danrdquo; katanya.

Wakil Bendahara IKLB Provinsi Jawa Barat, Metropol Riadi mengatakan, Sungai Citarum Hilir yang masuk dalam wilayah Kabupaten Bandung memang harus segera dilakukan normalisasi secepatnya karena telah banyak mengalami sedimentasi atau pendangkalan sehingga mengganggu laju air apabila terjadi arus pasang.

  Ditengah Corona, ALASKA : Perpres Fasilitas Uang Muka Dihapus ..

danldquo;Selain sedimentasi juga harus mendapatkan perhatian serius adalah banyaknya tanggul kritis. Kami segera berkoordinasi dan mengambil langkah bersama dengan Pemkab Kab Bandung dan Pemprov Jawa Barat,danrdquo; ujar Metropol. (Intai/Humas Prov)

LAINNYA

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *