Toyota Serahkan Mobil Hybrid untuk Studi. Foto: Ruly Kurniawan
Denpasar – Bertempat di Universitas Udayana, Bali, hari ini Selasa, 23/4/2019, Toyota akan mengumumkan hasil studi komperehensif kendaraan listrik mereka, hasil kerja sama dengan pemerintah dan 6 perguruan tinggi negeri di Tanah Air
Studi kendaraan listrik ini sendiri sudah masuk tahap kedua Studi melibatkan tiga perguruan tinggi, yakni Universitas Sebelas Maret UNS, Institut Teknologi Sepuluh Nopember ITS dan Universitas Udayana
Sebelumnya pada tahap pertama, ada tiga perguruan tinggi yang sudah melakukan kajian ini, yaitu Institut Teknologi Bandung ITB, Universitas Gadjah Mada UGM, dan Universitas Indonesia UI
Adapun tujuan studi kendaraan listrik yang diresmikan sejak Juli 2018 ini adalah untuk mempelajari mengenai aspek-aspek dari kendaraan listrik itu sendiri
Meliputi aspek teknikal seperti jarak tempuh, emisi, infrastruktur, dampak lingkungan, sosial, dan industri, kenyamanan pelanggan melalui pelacakan data dalam penggunaan sehari-hari mobil-mobil itu, termasuk regulasi yang akan diterapkan ketika teknologi listrik ini sudah berkembang
Hasil studi komprehensif tentang teknologi kendaraan listrik ini akan menjadi masukan bagi pemerintah untuk menerapkan kebijakan pengembangan kendaraan listrik, sehingga target 20 persen produksi kendaraan emisi karbon rendah Low Carbon Emission Vehicle/LCEV tahun 2025 dapat tercapai
Perlu diketahui, dalam studi kendaraan ramah lingkungan ini, Toyota menyumbang sebanyak 18 unit kendaraan yang terdiri dari 6 unit Prius hybrid, 6 unit Prius plug-in hybrid electric vehicle PHEV, termasuk 6 unit Corolla bermesin bensin sebagai komparasi, data logger, charger, dan hal-hal yang diperlukan lainnya
Hasil studi tahap pertama dari riset ini sudah diumumkan Kemenperin pada acara Final Report 1st Round Electrified Vehicle Comprehensive Research & Study, di Jakarta, pada November 2018 lalu
Dalam pemaparannya, Menperin Airlangga Hartarto menyebut kendaraan listrik jenis hybrid dan plug-in hybrid bisa menghemat pemakaian bahan bakar secara signifikan
“Berdasarkan penelitian, rata-rata mobil listrik jenis hybrid itu bisa hemat 50 persen, sedangkan yang plug-in hybrid bisa lebih hemat lagi hingga 75-80 persen,” kata Airlangga, di Jakarta, 6 November 2018
Lalu bagaimanakah dengan hasil final dari studi kendaraan listrik mobil Toyota yang dipaparkan di Universitas Udayana hari ini? Tunggu laporan detikcom selanjutnya lua/rgr
Demikian berita ini dikutip dari DETIK.COM untuk disampaikan kepada pembaca sekalian.









