METRO, INTAILAMPUNG.COM – Sesuai dengan amanat Undang Undang, tiga sektor pembangunan jadi perioritas utama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro, dalam penentuan arah Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plapon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2020. Yakni Pendidikan, Kesehatan, dan Pengembangan SDM.
Wakil Ketua I DPRD Kota Metro Anna Morinda mengatakan, bahwa sebagai kota yang mengedepankan visi pendidikan. Tentu arah kebijakan sesuai amanat undang-undang harus dijalankan.
“Pendidikan harus tetap dipertahankan, sesuai amanat Undang-undang kan 20 persen. Apalagi kita memang kota dengan visi pendidikan. Jadi ini akan kami kawal terus,” ucapnya, Jumat (1/11/2019).
Sementara, kita juga akan upayakan bidang kesehatan dan pengembangan SDM di Kota Metro lebih baik, sesuai visi pemerintah pusat. Sehingga ada singkronisasi antara kebijakan pusat dan pemerintah daerah.
Dikesempatan yang sama, Ketua Komisi I DPRD Metro Basuki juga menuturkan hal yang sama, bahwa rancangan APBD merupakan suatu bentuk proposal rencana kegiatan dalam satu tahun yang harus sesuai dengan kebutuhan.
Ia menekankan, Komisi I yang membidangi Sumber Daya Manusia menginginkan sektor tersebut menjadi fokus Pemkot Metro. Sehingga pembangunan tidak terfokus pada sektor fisik semata.
“Kami menyarankan untuk segera disampaikan dan segera dibahas di komisi-komisi. Karena waktu berjalan terus dan sudah semakin mepet. Belum lagi nanti pembahasan TAPD dan Banang, disusul evaluasi Provinsi,” paparnya.
Basuki berharap, pembahasan dan pengesehan bisa selesai tepat waktu. “Sehingga Januari 2020 rencana anggaran sudah bisa direalisasikan sesuai dengan rencana program OPD dan perangkat daerah lainnya,” pungkasnya. (rdm/intai).












