INTAILAMPUNG.COM – Hasil panen raya wilayah Kota Metro surplus 200 ton. Hal ini melampaui terget Pemerintah Provinsi Lampung yang menargetkan 4.500 ton padi.
“Panen raya kali ini alhamdulilah memuaskan. Dari terget yang di peruntukan Gunernur Lampung Arinal Djunaidi 4.500 ton padi untuk Kota Metro. Kita bisa panen 4.700 ton padi atau surplus 200 ton,” kata Wali Kota Metro Achmad Pairin, S.Sos., usai panen raya di Bumi Perkemahan, Kelurahan Sumbersari, Kecamtan Metro Selatan, Senin (27/1/2020).
Hasil ini, kata Achmad Pairin, dinilai masih bisa di tingkatkan. Mengingat ada sebagian lahan tidak produktif akibat kesulitan air. “Dari 2980 hektar lahan persawahan di Kota Metro, hanya 2880 hektar sawah yang bisa ditanami padi hingga panen. Sedangkan sisa lahan lainnya tidak produktif, akibat kesulitan air,” terangnya.
Untuk itu, Pemerintah Kota Metro akan menyediakan dua sumur bor untuk lahan yang kesulitan air, sebagai antisipasi agar hal ini tidak terulang. Pemerintah juga akan memperbaiki saluran air untuk persawahan.
Meski tidak seluruh lahan persawahan menuai hasil, lanjut Pairin, Panen Raya tahun ini mampu melebihi target yang diberikan Gunernur Lampung. “Dengan laporan evaluasi yang sudah saya dapat dari Kadis Pertanian, Insya Allah panen tahun depan bisa bertambah,” ungkapnnya.
Di kesempatan yang sama, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengaku berkomitmen untuk menjadikan petani di Provinsi Lampung lebih berjaya.
Komitmen itu ditegaskan Arinal dengan meluncurkan Kartu Petani Berjaya. “Kartu ini akan di Launching dan dibagikan kepada seluruh petani di Lampung pada Maret 2020 mendatang,” tegasnya. (intai).












