DPRD Metro Minta Setiap Puskesmas Punya Siruj

INTAILAMPUNG.COM – Sistem Rujukan (Sisruj) menjadi perhatian serius DPRD Kota metro dalam meminimalisir terjadinya penumpukan pasien di rumah sakit umum daerah maupun swasta.

Anggota Komisi II DPRD Kota Metro Iin Dwi Astuti menilai, setiap puskesmas di Kota Metro harus memiliki sistem Sistuj yang baik, yang kemudian bisa di integrasikan dengan RSUD maupun RS Swasta yang ada di Kota Metro. Sehingga tidak ada lagi pasien tidak dilayani karena kamar penuh dan lain sebagainya.

“Setiap puskesmas ini harus memiliki monitor Sisruj yang langsung ngelink atau tersambung ke RSUD maupun rumah sakit swasta lainnya di Kota Metro. Ini untuk memberikan informasi terkait dengan kesediaan ruang rawat inap dan daftar praktek dokter jaga di masing-masing rumah sakit,” ucap Iin Dwi Astuti usai melakukan sidak ke RSUAY, Senin (10/2/2020).

Ia mengatakan, dengan adanya Sisruj yang baik tersebut maka akan diketahui ketersediaan ruangan di masing-masing rumah sakit. Sehingga jika terjadi peningkatan jumlah pasien, maka pasien dapat melihat ruangan yang tersedia.

“Dengan begitu tidak ada lagi pasien yang tidak mendapatkan pelayanan lantaran ruangan atau tempat tidur yang penuh. Ini juga memudahkan pasien untuk segera mendapatkan penanganan kesehatan,” ujarnya.

Menurutnya, selain sisruj yang baik penambahan ruang rawat inap juga diperlukan di setiap rumah sakit. Agar ketika ada lonjakan pasien dapat tertangani dengan baik, tidak terlantar dan lain sebagainya.

“Di setiap kecamatan diharapkan memiliki 1 puskesmas rawat inap. Sehingga jika pasien rumah sakit membludak, puskesmas dapat mengambil tindakan dalam memberikan pelayanan kepada pasien,” jelasnya. (intai).