Bingung, Pertamina Bantah BBM Industri Murah, PT Elnusa Lampung Sebut Cukup Murah

Bandar Lampung, Intailampung.comAdanya harga bahan bakar minyak (BBM) yang lebih murah ke pihak industri. Hal tersebut setelah beredarnya informasi jika PT Pertamina memberikan pelayanan istimewa kepada industri di empat wilayah Indonesia, terkait penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) per 1 Mei hingga 15 Mei 2020.

Dimana pembelian BBM lebih murah bagi pelaku industri dibandingkan masyarakat umum. Seperti yang diungkapkan, sumber di Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Lampung, dan diamini PT Elnusa Pertamina untuk Lampung, membernarkan jika BBM industri dijual murah.

Membuat VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman buka suara. Ia mengklarifikasi bahwa informasi tersebut bukan berasal dari Pertamina. Namun demikian, memang terdapat informasi serupa tentang harga BBM yang berlaku untuk industri yang disampaikan Pertamina secara rutin melalui surat edaran kepada seluruh agen BBM Pertamina untuk kalangan industri dan marine/perkapalan, Jumat (1/5/2020).

Fajriyah menambahkan, harga tersebut berlaku untuk agen dan juga untuk konsumen industri dengan term and condition masing-masing. Disamping itu, harga yang tercantum dalam surat edaran adalah harga di luar pajak yang antara lain terdiri dari Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Atas Penggunaan Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB).

“Besaran PBBKB menyesuaikan regulasi dari pemerintah daerah setempat, ” terangnya.

Duh, Harga BBM Untuk Industri Lebih Murah, Ini Kata Pertamina

Selain itu, lanjut Fajriyah, untuk harga yang ditetapkan belum termasuk ongkos angkut yang harus ditanggung masing-masing customer (loco supply point).

“Harga tercantum merupakan harga di luar pajak dan harga di titik serah atau di TBBM, sehingga ada tambahan pajak dan ongkos angkut yang harus ditanggung pembeli/konsumen dari kalangan industri,” ujarnya

  KPPU : 2021 Target Pelindo II dan Bakauheni Masuk Penyelidikan

Masih kata dia, harga tersebut menjadi acuan untuk sektor industri yang biasanya pembelian dilakukan dengan jumlah volume yang besar untuk periode tertentu.

“Sehingga ada komitmen pasti untuk harga tersebut,” katanya.

Fajriyah menjelaskan untuk pelayanan terhadap konsumen industri, dengan melihat potensi penyerapan pasar regional khususnya untuk produk yang tidak terserap di pasar domestik, Pertamina juga akan melakukan ekspor ekses produk serta mendorong kerjasama penjualan dengan INU, khususnya bagi perusahaan yang memegang izin impor.

Pertamina juga memperkuat digitalisasi proses penjualan BBM Industri, Petrokimia dan Pelumas melalui utilisasi My Pertamina For Business serta Call Center 135.

Sementara itu, TSM SR PT. Elnusa Pertamina untuk Lampung membenarkan adanya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) cukup murah untuk usaha industri.

“Iya mas cukup murah,” ujar Nundi saat dikonfirmasi.

Namun saat ditanya lebih lanjut, Nundi tidak bisa menjelaskan lebih jauh. (BBM)

Baca Juga

LAINNYA