INTAILAMPUNG.COM – Ketua Komisi II DPRD Kota Metro Fahmi Anwar meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Metro memantau pergerakan masyarakat yang melakukan perjalanan keluar daerah terutama dari zona merah Covid-19.
Pasalnya, dari jumlah kasus yang ada, kata Fahmi, kebanyakan Pasien Positif Covid-19 berasal dari akibat masyarakat melakukan perjalanan keluar daerah. “Rata-rata pasien terpapar akibat melakukan perjalanan dari luar daerah,” terangnya. Senin, (31/8/2020).
Ia mengatakan, bahwa sebelumnya ada dari Jakarta, terus dari Bekasi. Bahkan, ada yang dari bali semua orang ini positif Covid-19. “Ini artinya mereka terpapar bukan di sini, tapi setelah tinggal dan berinteraksi di luar Lampung,” kata dia.
Untuk itu, Fahmi, meminta agar pemerintah melalui pamong, RT/RW maupun kelurahan, proaktif dalam mendata warga yang bepergian keluar daerah. Kemudian memberikan sosilisasi agar warga tersebut menjalani rapid test atau isolasi mandiri setelah tiba di Metro.
“Ini untuk menghindari atau memutus mata rantai penyebaran di Metro. Kita harap, RT/RW atau pamong sebagai garda terdepan aktif memberi sosialisasi kepada warganya. Sehingga setiap kasus bisa tertangani dengan cepat dan tidak menyebar,” tuntasnya. (wan/intai).












