Wali Murid SMAN 1 Liwa Minta Uang Pungli Perpisahan Sekolah Di Kembalikan

Kepsek SMAN 1 Liwa Riston

INTAILAMPUNG.COM – Pungutan Liar (Pungli) yang dilakukan pihak Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Liwa pada tahun 2019, jadi trending topic di tahun 2020.

Menurut keterangan salah seorang wali murid berenisial R kepada jurnalis media ini, Jumat (11/12) menyampaikan, bahwa menjelang perpisahan di-SMAN 1 Liwa Lambar pada tahun 2019, dari pihak sekolah meminta iuran dana kepada seluruh siswa/siswi dari kelas 10,11,12 dengan alasan untuk biaya Perpisahan.

“Kelas 10 dan kelas 11 ditarik dana Rp 45 ribu persiswa, sementara kelas 12 ditarik dana sebesar Rp. 300 ribu persiswa,” ucapnya.

Selanjutnya, dari persoalan ini yang sangat kami sayangkan bahkan sangat mengejutkan kami dan ini terkesan tidak adil bagi kami, kenapa dari pihak sekolah tiba-tiba mengembalikan dana iuran itu khusus untuk kelas 12 saja.

“Tentu kami juga memintak dana iuran untuk kelas 10 dan kelas 11 dapat segera dikembalikan,” tuntunya meminta uang iuran dikembalikan.

Karena munurut isu, lanjut kata R, dana dana yang dipungut oleh pihak sekolah akan dikembalikan pada siswa/siswi kelas 10, 11. “Namun sampai saat ini tidak dikembalikan oleh pihak sekolah SMAN 1 LIWA,” terangnya.

Tetpisah, saat dikonfirmasi Kepala Sekolah SMAN 1 Liwa Lambar Riston menegaskan, dirinya tidak tahu-menahu terkait pungutan tersebut, karena selama ini tidak ada laporan ke dirinya.

“Saya juga sudah perintahkan untuk mengembalikan uang tersebut, dan saya malah tidak tahu kalau sampai saat ini uang itu belum dikembalikan. Saya tegaskan uang itu secepatnya akan kami kembalikan dan uang itu masih ada disekolah,” ungkapnya. (lia)