Pemkab Lamteng Sosialisasi PPKM, Masyarakat Dilarang Gelar Hajatan

*Boleh Gelar Hajatan Hanya Sampai 8 Juli 2021*

INTAILAMPUNG.COM  – Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah akan mulai menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk mencegah peningkatan penyebaran Covid-19 di kabupaten setempat.

Terhitung sejak 9-10 Juli 2021 kegiatan seperti, hajatan pernikahan, sunatan dan kegiatan lain yang berhubungan dengan pengumpulan masa dilarang.

“Bagi masyarakat yang akan melakukan hajatan masih bisa dilakukan sampai dengan tanggal 8 Juli 2021 dengan beberapa syarat diantaranya, menerapkan protokol kesehatan, tidak menyediakan kursi bagi tamu undangan dan juga tidak menyediakan prasmanan. Namun, diganti dengan nasi kotak dan waktu terakhir sampai dengan pukul 17.00 WIB,” ucap Bupati Lamteng Musa Ahmad, S.Sos., saat sosialisasi kepada masyarakat di Kecamatan Kalirejo dan Kecamatan Sendang Agung. Senin (5/07).

Pemberlakukan ini dilakukan menindak lanjuti Surat Edaran Bupati Lamteng No: 440/634/ Setda.1.01/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dalam pencegahan penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19). Dan sesuai dengan tindak lanjut Surat Edaran Gubernur Lampung No:045.2/87/VI/POSKO/2021 pada Tanggal 25 Juni 2021.

Untuk itu, dalam menindaklanjuti situasi penyebaran virus Covid-19 di Kabupaten Lamteng yang semakin menghawatirkan, maka Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) telah sepakat membuat beberapa peraturan terkait kegiatan masyarakat utamanya yang melibatkan pengumpulan masa yang akan menjadi risiko penyebaran Virus Covid-19.

Salah satu isi dari surat edaran tersebut adalah meminta kepada seluruh lapisan masyarakat aparatur kampung untuk bersama-sama bekerja dan melakukan pengetatan kegiatan masyarakat di Kabupaten Lampung Tengah.

Bupati Musa Ahmad mengatakan, bahwa kerjasama semua pihak sangat dibutuhkan untuk menekan penyebaran virus Covid-19 yang belakangan ini semakin menghawatirkan.

“Banyak warga yang sudah terpapar dan juga tidak sedikit korban jiwa maka dari itu tugas dan kewajiban kita semua adalah untuk bersama-sama disiplin terhadap Protokol Kesehatan dan saling mengingatkan antara satu dengan yang lainnya,” ujarnya.

  Hanya Gara-Gara Daun Pasangan Pasutri Aniaya Tetangga, Kedua palaku terancam Bui

Tindak lanjut surat edaran bersama Forkopimda ini sebagao bentuk peringatan pengetatan kegiatan masyarakat, guna mencegah merebaknya kasus Covid-19 di Kabupaten Lampung Tengah.

Sementara itu, untuk kegiatan pemotongan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha nanti hanya berlangsung 3 hari yaitu pada tanggal 11,12,13 Djulhijah dan hanya boleh disaksikan oleh petugas dan orang yang berkurban untuk mengurangi penumpukan warga yang berkerumun. “Bagi yang melanggar juga akan dikenakan sanksi baik fisik maupun denda,” tegasnya.

Disamping itu Musa Ahmad juga mendorong masyarakat Lampung Tengah untuk segera melakukan vaksin di Puskesmas maupun gerai vaksinasi terdekat, dan berharap apabila ada kendala di dalam proses vaksinasi segera melapor di Nomor Layanan Masyarakat “Lapor Pak Bupati” dengan nomor : +6285379120505.

Dengan dukungan semua semua pihak dan bersama-sama menyadari akan pentingnya menanggulangi wabah virus mematikan tersebut, ia yakin Lampung Tengah bisa mengatasi dan terbebas dari permasalahan tersebut.

“Mari kita patuhi ini semua. Situasi bisa jadi semakin buruk apabila kita tidak mau disiplin terhadap protokol kesehatan,” tutupnya. (intai)

Baca Juga

LAINNYA