INTAILAMPUNG.COM – Jembatan Way Billew, Kampung Buyut Udik, Kecamatan Gunung Sugih, Lampung Tengah (Lamteng) terputus diterjang aliran arus sungai akibat hujan yang terjadi selama 7 jam pada Kamis (9/12), sore kemarin. Akibatnya, akses jalan penghubung antara Kecamatan Gunung Sugih dan Kota Gajah, lumpuh total.
Dilokasi, Dinas Perhubungan bersama Satlantas Polres Lamteng, langsung memasang portal. Dan bagi pengendara dari Gunung Sugih yang hendak ke Kotagajah dilakukan pemutaran arus lalulintas, yakni diahlikan ke Jalan Simpang Mojopahit, Kecamatan Gunung Sugih, menuju Kecamatan Punggur, – Kota gajah.
Bupati Lampung Tengah H. Musa Ahmad, S.Sos., secara langsung meninjau lokasi, bersama dinas terkait memastikan akan secapatnya mencarikan solusi atas putusnya Jembatan Way Billew.
“Saya sudah sampaikan kepada balai besar, dan berkoodinasi dengan Gubernur Lampung atas putusnya Jembatan Way Billew,” ucap, Bupati Musa Ahmad, saat meninjau lokasi jembatan putus, Jumat (10/12).

Untuk sementara, kata bupati, jembatan yang putus akan di upayakan dibangun jembatan sementara atau jembatan darurat. “Kita akan upayakan secapatnya pembangunan jembatan ini pada 2022 mendatang,” ucap
Musa Ahmad mengatakan, bahwa untuk sementara ini, akses jalan akan dialihkan menuju jalan alternatif sambil menunggu pembangunan kembali jembatan yang sudah berumur 51 tahun ini.
“Jembatan sementara ini, tentu hanya bisa dilalui kendaraan kecil, sebagai penungjang mobilitas masyarakat sekitar, sampai menunggu perbaikan,” jelansya.
Selain meninjau jambatan putus, Bupati Musa Ahmad juga memberikan bantuan kepada para korban Banjir, dimana pada saat itu beberapa rumah yang berada di Pinggir Sungai sempat terendam air setinggi 1 meter lebih dan membuat wargnya untuk mengungsi ke daerah yang tinggi.
Dalam peninjauan tersebut hadir Anggota DPRD Provinsi Lampung, Sekda Lampung Tengah, Kadis Bina Marga Provinsi Lampung, dan Kepala Perangkat daerah terkait.(intai).












