Fasilitasi Keluhan Warga, Camat Panjang Inisiasi Dialog Warga Dengan PT LDC

Ket, Foto : Suasana Dialog Antara Warga Kampung Jambu dan PT LDC di Aula Kelurahan Way Lunik, Rabu 1 Maret 2023.

INTAILAMPUNG.COMKeluhan warga tiga RT di Kampung Jambu, Kelurahan Way Lunik, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung terkait dampak limbah sisa pembakaran batu bara dari PT Louis Dreyfus Company (LDC) akhirnya mulai mendapat titik terang. Manajemen perusahaan akhirnya siap mengakomodir sejumlah tuntutan yang disampaikan warga.

Hal itu terungkap dalam dialog bersama yang diinisiasi Camat Panjang, antara perusahaan dan warga di aula kantor kelurahan setempat, Rabu (01/03/2023) pagi.

Dalam dialog yang juga dihadiri Uspika Panjang ini warga menyampaikan keluhannya mengenai dampak yang dirasakan, mulai dari kebisingan hingga debu batubara yang mencemari pemukiman. Perusahaan yang selama ini dirasa kurang berpihak terhadap warga sekitar diminta untuk lebih peduli.

Sejumlah usulan yang disampaikan warga diantaranya pemberian kompensasi kepada warga yang tidak diberikan sejak tahun 2016 hingga saat ini, CSR rutin setiap bulan, mempekerjakan warga Kampung Jambu sebagai karyawan dan adanya tunjangan kesehatan bagi warga yang sakit karena aktivitas perusahaan atau BPJS kesehatan, adanya program pemberdayaan masyarakat, serta kebijakan perusahaan yang dapat meningkatkan taraf hidup warga.

“Jadi kami minta perusahaan bisa merealisasikan semua itu. Soal debu yang mencemari lingkungan juga kiranya menjadi perhatian,” kata Rudi, warga RT 023.

Menanggapinya, Dir Humas LDC, Daiku mengatakan perusahaan selama ini telah memberikan CSR untuk warga, meski begitu pihaknya tetap bersedia menampung semua usulan warga.

Pihaknya, sambung Daiku, terus melakukan pembenahan untuk mencegah dampak aktivitas usahanya terhadap masyarakat. Mengenai sejumlah tuntutan warga, ia menyampaikan akan berusaha merealisasikannya, Namun kata dia, ada tuntutan yang dapat direalisasikan segera dan ada yang perlu waktu untuk dikaji terlebih dahulu.

  DPMD Mesuji Tingkatkan Kreativitas dan Inovasi Membangun Desa 

Mengenai kapan dan bagaimana teknisnya, Daiku menyebut akan membahas dengan pimpinan terlebih dahulu.

“Kita akan bahas dulu dengan pimpinan, untuk itu kami minta waktu. Nanti kita datang lagi ke warga untuk menyampaikan hasilnya,” kata Daiku.

Sayangnya ditemui usai dialog, Daiku enggan memberikan keterangan, bahkan melarang awak media untuk mempublikasikannya.

“Ini kan hanya diskusi dengan warga karena kami diundang pak Camat, jadi saya larang media untuk memberitakannya, kalau ada pertanyaan silahkan kirim lewat email nanti kita jawab lewat email, jangan cuma acara diskusi dengan warga tau-tau beritanya muncul,” kata dia.(*)

Laporan/Editor: Ibrahim Hayat